Dipaksa Minum Alkohol, Gadis Pengiring Pengantin di China Tewas

Beijing – Tragis! Seorang gadis pengiring pengantin di China meninggal dunia karena keracunan alkohol. Laporan menyebut gadis berusia 17 tahun ini meninggal usai dipaksa minum alkohol di sebuah resepsi pernikahan.

Dilaporkan media lokal China, Guangzhou Daily dan dilansir media Inggris, The Telegraph, Jumat (2/2), gadis yang tidak disebut namanya ini, ditemukan tak bernyawa di dalam sebuah kamar hotel pada Rabu (24/1) dua pekan lalu. Jenazahnya ditemukan dalam kondisi telungkup.

Read More

Kepolisian Guangdong, yang menjadi lokasi insiden ini, tengah menyelidiki lebih lanjut kasus ini.

Keluarga gadis tersebut mengatakan dia dipaksa minum alkohol saat pesta pernikahan. Tudingan ini telah dibantah pihak mempelai wanita. Namun diketahui bahwa aksi pemaksaan minum alkohol sering terjadi di pernikahan-pernikahan di China.

Laporan menyebut gadis ini awalnya hanya minum minuman bersoda di pesta pernikahan yang digelar di Meizhou, Provinsi Guangdong. Namun kemudian dia beralih ke alkohol ketika tradisi bersulang antara kedua mempelai dimulai. Minuman keras dengan kadar alkohol tinggi bernama ‘baijiu’ menjadi minuman wajib dalam setiap acara besar di China, terutama pesta pernikahan.

Telah sejak lama menjadi ciri khas bagi pasangan pengantin baru di China untuk bersulang dengan setiap tamu yang hadir dalam pesta pernikahan mereka. Meskipun seringkali pengiring pengantin yang diminta menggantikan mempelai wanita saat dia tidak ingin minum.

Dalam insiden yang terjadi di Guangdong ini, gadis pengiring pengantin ini dilaporkan dipaksa minum alkohol saat tradisi bersulang itu.

Rekaman CCTV hotel tempat pesta pernikahan digelar menunjukkan si pengiring pengantin ambruk beberapa kali di dalam lift, setelah pesta diakhiri pukul 01.00 waktu setempat. Saat itu, si gadis pengiring pengantin dipapah oleh dua pria muda.

Gadis itu dilaporkan tertidur dalam kondisi telungkup di dalam kamar hotel. Rekan-rekan gadis ini yang juga minum alkohol, dilaporkan juga tertidur. Nahas, keesokan harinya gadis itu ditemukan telah tak bernyawa.

Insiden serupa pernah terjadi tahun 2016 di Wenchang, Provinsi Hainan. Saat itu, seorang gadis pengiring mempelai wanita tewas keracunan alkohol dalam pesta pernikahan. Video yang viral saat itu menunjukkan gadis berusia 28 tahun itu dipaksa minum banyak ‘baijiu’ sebelum ambruk. Gadis itu dilarikan ke rumah sakit namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Penyelidikan menunjukkan dia tercekik oleh muntahannya sendiri. (mb/detik)

Related posts