Longsor Brebes: 5 Orang Tewas, 18 Tertimbun

Metrobatam, Brebes – Belasan orang petani luka-luka akibat bencana longsor di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dirawat di Puskesmas Bentar. Ada 3 orang yang dirujuk ke rumah sakit karena lukanya cukup serius.

“Korban di sini nggak terlalu berat luka-lukanya. Kebanyakan lecet-lecet, ada yang luka robek,” kata dokter Rian, dokter di Puskesmas Bentar, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, saat dihubungi detikcom lewat telepon, Kamis (22/2).

Read More

dr Rian menjelaskan, ada 2 orang yang dirujuk ke rumah sakit di Majenang dan satu lagi dibawa ke rumah sakit ortopedi di Banyumas.

“Ketiga orang ini, yang satu orang memang ada patah tulang namanya Pak Dadang. Terus yang dua orang lagi mengalami sesak, takutnya ada luka dalam makanya kita rujuk,” jelasnya.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebut, sejauh ini ada 5 orang yang dinyatakan tewas akibat longsor ini. Mereka adalah adalah Karsini, Sapto, Wati, Radam dan Kiswan.

Sementara itu, jumlah korban yang dinyatakan hilang diduga tertimbun longsor kini bertambah dari sebelumnya 11 orang menjadi 15 orang.

Petugas SAR gabungan dari TNI-Polri, Basarnas, PMI, Tagana, relawan dan masyarakat sudah berada di lokasi. Namun menurut Sutopo, tim SAR kesulitan melakukan evakuasi karena tanah masih bergerak dan material longsor gembur, tebal dan cukup luas.

Sutopo menjelaskan, alat berat juga belum dapat dikerahkan untuk mencari korban yang diduga tertimbun. Cuaca di lokasi mendung berpotensi hujan juga dapat menyulitkan pencarian.

“Alat berat belum dapat digunakan untuk mencari korban. Cuaca mendung berpotensi hujan juga dapat menyulitkan pencarian korban. Prinsip safety first dijadikan pedoman tim SAR gabungan dalam pencarian korban,” ujar Sutopo.

Sutopo mengatakan, longsor ini terjadi di hutan produksi milik Perhutani BKPH Salem petak 26 RPH Babakan. Tepatnya di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem. Longsor terjadi Kamis pagi pada pukul 08.00 WIB.

“Longsor menimbun petani yang sedang bekerja di sawah. Longsor dari perbukitan turun menuruni lereng mengikuti kontur tanah dan gravitasi sehingga menerjang sawah di bawahnya,” ujarnya.

Sutopo menambahkan, di wilayah Kecamatan Salem sudah beberapa hari ini intesitas hujan cukup deras. Kondisi ini menyebabkan beban air tanah bertambah dan menyebabkan longsor.

Longsor juga menutup akses jalan provinsi antara Kecamatan Salem menuju Kecamatan Banjargarjo Kabupaten Brebes sehingga tidak dapat dilalui. Posko darurat berlokasi di rumah Abidin RT 04/01 disiapkan. Pendataan masih dilakukan. (mb/detik)

Related posts