Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya – Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas yang dibungkus plastik terbalut sarung.

Kepala Seksi Pengendali Operasi (Kasi Daop) Satpol PP Tasikmalaya Sandi A Sugih menjelaskan pihaknya bersama personel Polresta Tasikmalaya bergerak ke lapangan untuk merazia orang gila. Kegiatan tersebut guna mengantisipasi maraknya isu orang gila menganiaya ulama.

Read More

“Awalnya dari viral orang gila menganiaya ulama, kemudian kita dengan Polres menanggapi hal itu dengan mengamankan orang gila, anak punk, gelandangan,” ucap Sandi kepada detikcom di markas Satpol PP Kota Tasikmalaya, Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (23/2) siang.

Aparat gabungan menyisir ke kawasan pusat kota. Epon terjaring petugas di Jalan Oto Iskandardinata, Tasikmalaya, Kamis (22/2) sekitar pukul 11.00 WIB.

Selagi digelandang ke markas Satpol PP, sambung Sandi, perempuan tersebut berontak saat hendak diperiksa. “Saat dilihat petugas ternyata membawa uang total senilai 43 juta rupiah dan perhiasan emas seharga 15 juta rupiah,” katanya.

“Berdasarkan berita acara pemeriksaan, dia (Epon) ngaku sudah 18 tahun jadi pengemis,” ucap Sandi menambahkan.

Hal itu sontak mengagetkan petugas Satpol PP yang memeriksa Epon. Semula, para petugas mengira bawaan Epon itu barang-barang bekas.

Personel Satpol PP mengantarkan Epon ke rumahnya di Kampung Cisangkar, Kelurahan Kota Baru, Tasikmalaya. “Setelah kami periksa, kemudian kita antarkan ke rumahnya. Pulang didampingi petugas untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” ujar Sandi. (mb/detik)

Related posts