Langgar Aturan Buka Tutup THM Selama Ramadhan, DPRD Batam Minta Pemko Batam Terapkan Sanksi Tegas

Anggota Komisi IV DPRD Batam, Safari Ramadhan

Metrobatam.com, Batam – DPRD Kota Batam meminta Pemko Batam tegas dalam memberikan sanksi kepada pengusaha apabila melanggar aturan terkait buka tutup Tempat Hiburan Malam (THM) selama 9 hari selama bulan Ramadhan.

“Kita minta Pemko konsisten menegakkan aturan terhadap penerapan buka tutup THM selama Ramadhan,” kata Anggota Komisi I DPRD Batam, Sukaryo di Batam Center, Kamis (17/5).

Read More

Ia menjelaskan Pemko Batam harus menjalankan aturan secara tegas dan menindak setiap adanya pelanggaran, apalagi ini sudah menjadi kesepakatan dalam rapat Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), apabila terjadi pembiaran maka kebijakan ini patut menjadi pertanyaan.

“Harus tegakkan aturan yang ada, tidak boleh ada nego-negolah. Biar kewibawaan pemerintah ini ada, Itu perlu konsistensi dari kita,” ucap Politisi PKS ini.

Menurut dia aturan buka tutup THM di Batam selama Ramadhan dengan sebanyak 9 hari kebijakannya sangat longgar apabila dibandingkan dengan daerah Tanjungpinang dan Karimun dimana mereka memberlakukan penutupan penuh THM selama bulan Ramadhan.

“Kita minta pengusaha THM mentaati aturan yang sudah ada, agar pada bulan ramadhan umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan baik. Kalau dah gak ada komitmen masih melanggar ya keterlaluan namanya,” tutupnya.

Sementara itu anggota DPRD Kota Batam Komisi IV, Safari Ramadhan juga mengungkapkan hal senada, dia meminta pengusaha THM mentaati aturan yang telah disepakati bersama. Jangan sampai terjadi pelanggaran di lapangan.

Sebelumnya selama Ramadhan, THM tutup selama 9 hari. Pemko Batam mengambil kebijakan tersebut sama seperti Ramadan sebelumnya. Di awal, pertengahan dan akhir Ramadan masing-masing tutup selama tiga hari.

Kebijakan itu diputuskan melalui rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) di Kantor Wali Kota Batam, Senin (14/5).

Dengan kondisi pluralitas beragama, Walikota Batam, Muhammad Rudi meminta warga saling menghargai “Semoga di bulan Ramadhan,  kita selalu menjaga kedamaian,” jelasnya. Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batam KH Usman Ahmad minta hiburan malam tutup total selama Ramadhan. “Kita inginkan tutup total,” ujar Usman.

Menurutnya selama Ramadan merupakan waktu ibadah yang harus dilakukan umat muslim dengan maksimal. Kendati demikian, Usman mengatakan pihaknya menghargai keputusan yang diambil pemerintah.

 

sumber : Haluankepri

Related posts