Singkirkan ‘Ekstrim Kanan’, Kemenag Promosikan Moderasi Agama

Metrobatam, Jakarta – Kementerian Agama berupaya menyingkirkan segala bentuk pemahaman yang bertentangan dengan semangat nasionalisme. Upaya itu dilakukan melalui program Moderasi Agama untuk mewujudkan pengamalan Islam moderat.

“Ini program yang sangat penting terkait penanggulangan mereka yang ekstrem kanan, bahkan sangat kanan. Jadi kalau yang kanan itu mungkin radikalisme, tetapi yang paling kanan itu mungkin terorisme dan seterusnya,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag Nur Syam di Jakarta, Kamis (19/7).

Read More

Hal itu disampaikannya usai menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait penanggulangan terorisme.

“Selain itu juga yang mungkin radikal kiri dan seterusnya. Melalui program Moderasi Agama, harapannya gerakan-gerakan radikalisme, fundamentalisme, ekstrimisme, terorisme, akan sangat bisa sangat diminimalkan dan bahkan dinihilkan,” kata Nur Syam.

Nur Syam pun meyakini moderasi agama mampu berperan sebagai soft power dalam menanggulangi gerakan ekstrimisme dan radikalisme di masjid.

Nur Syam menuturkan ada tiga hal dalam gerakan moderasi agama yang dilakukan Kemenag. Pertama, bimbingan keagamaan oleh penghulu karena merekalah yang langsung memiliki relasi ke masyarakat.

“Penghulu merupakan garda terdepan dalam gerakan ini, karena mereka lebih dekat dengan masyarakat,” ucapnya.

Kedua, kerja sama dengan tokoh agama. Menurutnya, tokoh agama memahami lebih baik peta wilayah masing-masing. Sehingga, mereka akan menjadi detektor dini kemunculan pemahaman keagamaan radikal di wilayah masing-masing.

Ketiga melalui pendidikan keagamaan dan buku-buku keagamaan. Nur Syam mengakui seringkali penerbit kecolongan karena materi ajar yang disusun melenceng dari arah sebenarnya seperti masalah khilafah.

“(Untuk mengantisipasi ini) Kemenag selanjutnya membentuk lembaga pentashih buku ajar, ini dalam rangka mewaspadai adanya hal yang tidak relevan dengan tujuan kita,” katanya. (mb/cnn indonesia)

Related posts