Biadabnya Kartel Narkoba Makassar, 1 Keluarga Dibakar Hidup-hidup

Metrobatam, Jakarta – Kartel narkoba Daeng Apunh membakar 1 keluarga hidup-hidup di Makassar. Menurut Ketua Gerakan Nasional Anti-Narkotika (Granat), Henry Yosodiningrat, tindakan kartel itu sungguh sadis.

Dirangkum detikcom, Selasa (14/8), kebakaran ini terjadi pada 6 Agustus, Daeng Ampuh yang merupakan napi kasus narkoba menyuruh temannya M Ilham untuk membakar rumah Fahri. Pemicunya karena Fahri punya utang narkoba ke Daeng Ampuh.

Bacaan Lainnya

Atas kejadian ini, 6 orang tewas terbakar di dalam rumah, yaitu pasangan suami-istri Sanusi (70) dan Bondeng (65), anaknya, Musdalifa (30), Fahril (24), dan Namira (24), serta cucunya, Hijas, yang masih berusia 2,5 tahun.

Henry menganggap perbuatan Daenga Ampuh ini sangat biadab dan tak bisa ditolerir. Bahkan, menurut Henry, kartel narkoba ini harus dibongkar hingga ke pimpinannya.

“Inilah biadabnya sindikat narkoba, kejahatan narkoba ini sangat biadab bisa bayangkan karena utang, kartel narkoba membakar 1 keluarga,” ucap Henry saat dikonfirmasi detikcom.

Henry meminta supaya polisi mengusut jaringan Daeng Ampuh. Dia juga akan koordinasi dengan DPD Granat Sulsel untuk mengetahui kasus ini.

“Usut semua jaringannya, kembangkan. Saya minta aparat jangan main-main dengan masalah ini,” tegasnya.

Meski kegilaan kartel narkoba di luar batas kemanusiaan, banyak gembong narkoba masih dibiarkan hidup di dalam penjara. Eksekusi mati ke mereka masih jauh panggang dari api. (mb/detik)

Pos terkait