Mantan Kepala Sekolah SMA Ini Tewas Dianiaya Adik Ipar

Metrobatam, Makassar – Seorang mantan Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) di Makassar bernama Zakaruddin tewas setelah dianiaya oleh adik iparnya sendiri.

Di kepala dan mulut korban terdapat luka serius setelah dianiaya adik iparnya Abd Nas seorang pegawai negeris sipil (PNS). Korban dianiaya menggunakan besi hingga tidak sadarkan diri.

Bacaan Lainnya

Setelah 3 hari tak sadarkan diri akhirnya korban meninggal dunia di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Wahidin Makassar.

Kapolsek Panakukang Makassar Kompol Ananda Fauzi Harahap korban sempat dinyatakan kritis selama tiga hari pasca diduga dianiaya iparnya.

Ananda menjelaskan, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (28/7/2018) tiga hari yang lalu sekitar pukul 10.30 Wita. Lalu anak Zakaruddin, Muh Rezky datang melapor ke kantor polisi.

Di mana saat itu, kata Ananda, setelah menerima laporan dari anak korban pihaknya langsung ke rumah korban.

“Kami terima laporan dari anak korban bahwa ia melihat ayahnya di pukul oleh pelaku dengan menggunakan besi, sehingga terkapar di tanah, mengalami luka di kepala, gigi rontok, dan kedua kakinya terluka,” terang Ananda.

Lebih lanjut Ananda mengatakan dua anak korban sempat melerai pelaku. Tapi malah kedua anak korban terkena pukulan dari pelaku.

Sehingga keduanya ikut menjadi korban dengan luka pada batang hidung dan beberapa lecet bagian kaki. “Setelah itu pelaku meninggalkan tempat kejadian dengan mengendarai sepeda motor. Atas kejadian tersebut korban keberatan dan melaporkan ke kami,” ungkap Ananda.

Menurut Ananda korban meninggal dunia karena luka serius yang dialaminya. Tersangka saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Diketahui, Zakaruddin pernah menjabat Kepsek di SMAN 4 Makassar di tahun 2005-2006, Kepsek di SMAN 17 Makassar lalu jadi guru biasa. Tak lama berselang, Zakaruddin dipromosikan menjadi Kepala SMAN 1 Makassar. (mb/okezone)

Pos terkait