Kapolri Dorong Interpol Transparan dalam Terbitkan Red Notice

Metrobatam, Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mendorong agar penerbitan red notice lebih transparan dan profesional. Hal itu disampaikan Tito saat bertemu Sekretaris Jenderal Interpol Jurgen Stock di sela acara Aseanapol ke-39 di Hanoi, Vietnam.

“Mendorong penerbitan dan pengawasan red notice diselenggarakan secara lebih transparan dan profesional. Komunikasi dan koordinasi antara Sekretariat Jenderal Interpol dan negara anggota dalam pengelolaan red notice harus terus ditingkatkan,” ucap Tito dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/9/2019).

Tito juga mendorong agar Interpol melibatkan negara anggota untuk mengatasi keluhan dalam penerbitan red notice. “Negara pemohon harus dilibatkan secara lebih intensif untuk mengatasi kendala tersebut,” sambung dia.

Jurgen Stock menyampaikan dirinya terbuka dengan saran itu untuk menyempurnakan pengelolaan organisasi Interpol. Dia mengakui banyak keluhan serupa datang dari negara anggota.

“Oleh karena itu, Interpol akan terus melakukan kajian dan penyempurnaan terhadap berbagai mekanisme pengelolaan organisasi,” kata Jurgen.

Tito juga melakukan serangkaian pertemuan dengan pejabat kepolisian negara sahabat seperti Commissioner Royal Brunei Police Force, Dato Paduka Seri Haji Mohammad Irwan bin Haji Hambali dan Commisioner New Zealand Police Mike Bush.

“Commissioner Kepolisian Brunei mengapresiasi dan akan terus meningkatkan kerja sama yang telah terjalin dengan sangat, khususnya dalam penanggulangan tindak pidana terorisme dan kejahatan lain yang melibatkan warga kedua negara,” terang Tito.

Sementara itu saat bertemu Mike Bush, keduanya sepakat meningkatkan kerja sama dalam penanggulangan kejahatan transnasional, khususnya terkait penanggulangan kejahatan terorisme dan siber. (mb/detik)

Loading...

Related posts