Terlilit Hutang, Apeng Bunuh Diri di Tempat Hiburan

Metrobatam.com, Batam – Apeng (57) nekat bunuh diri dengan membakar tubuhnya di Pub Hawai, komplek Marina Busnis Centre Blok B Kecamatan Lubuk Baja. Warga Perumahan Happy Garden Kecamatan Lubuk Baja itu tewas setelah beberapa jam mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Budi Kemuliaan.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (2/12/2019) sekitar pukul 11.45 WIB. Kejadian bermula saat korban datang ke Pub Hawai, Lubuk Baja. Dia hendak bertemu dengan Iwan, owner tempat hiburan tersebut. “Rencananya korban mau pinjam uang pada Iwan,” kata Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Haris Baltasar Nasution, S.T.K, Kamis (5/12/2019).

Namun korban tidak bertemu dengan Iwan. Pasalnya, Iwan baru saja pulang ke rumahnya. Korban hanya berjumpa dengan salah satu karyawan di tempat hiburan tersebut, Lili Marlina. Lili pun memberitahukan kedatangan korban kepada Iwan melalui sambungan telpon. “Kalau penting, suruh saja datang ke rumah,” kata Iwan seperti yang dicontohkan Haris.

Namun korban menolak. Ia masuk ke ruangan karoke joki (JK) Pub Hawai. Tidak ada yang melarangnya. Karena, korban merupakan teman baik Iwan. “Korban juga mantan karyawan di sana,” katanya lagi.

Tak berselang lama, korban keluar dan sempat berbincang dengan karyawan lainnya. Lalu, korban pergi ke dapur dan kembali lagi dengan membawa kantong bungkusan. Dia masuk ke ruang karoke joki. “Biasanya dia makan di sana (ruang karoke joki). Jadi orang tidak ada yang curiga,” sebutnya.

Korban berteriak, “Kalau dia (Iwan) tidak datang aku mati saja.” Teriakan ini didengar oleh Lili. Namun Lili tidak menghiraukan ancaman bunuh diri itu. Namun pernyataan bunuh diri itu benar-benar dilakukan oleh korban.

Aksi bunuh diri itu diketahui setelah Lili melihat kepulan asap hitam dari ruang karoke joki. Lili bergegas masuk ke ruangan tersebut. Di sana, ia melihat korban sudah terlentang di lantai. Kejadian inipun dilaporkan ke Polsek Lubuk Baja.

Polisi segera mengevakuasi korban ke rumah sakit. Korban masih sempat mendapat perawatan intensif dari dokter. “Korban meninggal pada Selasa (3/12/2019) subuh,” Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Yunita Stevani, S.I.K menambahkan.

Tim Inafis Polresta Barelang juga dikerahkan untuk melakukan olah TKP. Empat orang saksi juga telah diperiksa terkait kasus tersebut. Berdasarkan hasil penyidikan polisi, korban dinyatakan tewas karena bunuh diri. Dia menyiram tubuhnya dengan minyak tanah. “Kantong yang dibawa itu ternyata minyak tanah,” kata Yunita.

Jasad korban sudah diserahkan pada keluarga dan akan disemayamkan pada Kamis (5/12/2019). “Korban ini sedang memiliki permasalahan pribadi. Dia memiliki hutang dan sudah ditagih oleh orang koperasi. Jadi dia datang pada Iwan untuk meminjam uang. Tapi Iwan tidak memberi karena hutangnya (korban) sudah banyak

Yunita juga menyebut, polisi sudah mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya botol kemasan air mineral yang berisi minyak tanah yang dibawa oleh korban untuk aksi bunuh dirinya. “Ada rekaman CCTv,” ungkap Yunita.

(Mb/Polrestabarelangkepri)

Loading...

Related posts