Identitas Kerangka Manusia dalam Warung di Pantai Melur Diduga Bernama Agus Slamet

Konferensi pers dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan

Metrobatam.com, Batam – Sat Reskrim Polresta Barelang bersama Polsek Galang menggelar konferensi pers perkembangan temuan rangka manusia di warung Pantai Melur kelurahan Sijantung, Galang. Konferensi pers dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan dan didampingi Kapolsek Galang, AKP Herman Kelly beserta Kanit Reskrim Polsek Galang, Selasa (14/1/2020).

Andri menyebut, Tim gabungan Polda Kepri, Polresta Barelang dan, Polsek Galang sudah melakukan serangkaian penyidikan terkait temuan kerangka manusia pada Sabtu (11/1/2020) sekitar pukul 15.00 WIB lalu itu. Tim Inafis Polresta Barelang juga telah melakukan olah TKP di lokasi temuan rangka manusia jenis kelamin laki-laki tersebut. “Saat ini kerangka mayat tersebut masih diotopsi. Butuh proses untuk identifikasi kerangka tersebut,” kata Andri.

Bacaan Lainnya

Di sekitar kerangka, polisi menemukan beberapa barang bukti berupa, celana Jeans panjang, celana dalam warna ungu dan, ikat pinggang kulit warna hitam. Pada kantong celana korban, polisi juga menemukan kunci sepeda motor Honda CB 150R.

Berdasarkan temuan kunci motor tersebut, polisi mulai menemukan titik terang. Pasalnya, pada 3 Mei 2019 lalu Polsek Galang menerima laporan temuan sepeda motor Honda CB 150R warna putih. “Kita telah cocokkan kunci sepeda motor tersebut dengan sepeda motor temuan itu. Dan hasilnya sangat cocok,” ujarnya.

Polisi melakukan pengecekan ke beberapa leasing sepeda motor. Hasilnya, kendaraan tersebut atas nama Agus Slamet, warga Patam Lestari Kecamatan Sekupang. “Kita sudah menghubungi pihak keluarga Agus Slamet,” sebutnya.

Pihak keluarga Agus slamet juga telah melihat temuan kerangka manusia itu. Berdasarkan ciri dan barang bukti di sekitar temuan kerangka tersebut, pihak keluarga membenarkan jika kerangka itu adalah Agus Slamet. “Pihak keluarga sudah hilang kontak dengan Agus sejak 21 April 2019. Pihak keluarga juga telah membuat laporan orang hilang ke polisi,” katanya.

Temuan kerangka manusia ini berawal dari pemilik warung yang hendak mengecek warung miliknya. Pasalnya, ada orang hendak menyewa warung tersebut. “warung itu sudah tidak berpenghuni selama tiga tahun belakangan. Jadi karena ada yang mau sewa, dia cek dulu,” cerita Andri.

Namun pemilik warung menemukan ada sosok yang diduga kerangka manusia. Temuan ini dilaporkan pada Polsek Galang. “Kondisi warung itu sudah seperti mau roboh karena lama tidak ditempati. Pintu depan warung terkunci dari dalam. Sementara pintu belakang digembok dari luar,” jelasnya.

Untuk memastikan identitas korban, polisi masih menunggu hasil otopsi kerangka. Polisi akan melakukan tes DNA atau pengecekan gigi. “Penyebab kematiannya masih kita dalami,” jelasnya.

(MB/Polrestabarelangkepri)

Pos terkait