PON Ke XX Papua, KONI Kepri Targetkan Minimal 11 Emas

Amri Sekretaris KONI Provinsi Kepri (foto : NET)

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) hanya meloloskan 11 cabang olahraga (Cabor) ke Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX Papua Tahun 2020.

“Sebelumnya Kepri meloloskan 14 cabor, namun ada tiga cabor yang batal dipertandingkan yakni woodball, sky air skateboard,” Kata Amri Sekretaris KONI Provinsi Kepri kepada reporter RRI, Rabu (15/01/2020)

Bacaan Lainnya

Amri menerangkan, Setelah mengikuti Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) hingga Desember 2019 lalu, sebanyak 11 cabang olahraga (Cabor) asal Provinsi Kepri dipastikan berlaga di PON Papua 2020 ini. 11 Cabor tersebut terdiri dari Layar, Renang,  Biliar, Tinju, Sepak Takraw, Tarung Derajat, Golf, Aeromodeling, Wushu, Catur dan Futsal.

“Kita ada 11 cabor yang lolos ke PON papua dengan total atlet sebanyak 50 orang,” terangnya

Pihaknya optimis 11 Cabor asal Kepri tersebut mampu memberikan hasil yang terbaik untuk membawa prestasi untuk provinsi kepulauan riau. Bahkan, pihaknya menargetkan sebanyak 11 medali emas bisa didapatkan oleh Provinsi Kepri. Ke-sebelas medali emas tersebut diharapkan dapat diraih melaui Cabor-cabor seperti layar, sepak takraw, wushu, tinju dan biliar. Pasalnya beberapa atlet kepri sudah mengikuti Sea Game di Filiphina beberapa waktu lalu dan masih ada yang mengikuti pelatnas di Jakarta.

“Sebelumnya kita raih 5 emas dari layar semoga bisa terpenuhi lagi. Kita harapkan juga bisa meraih emas dari cabor tinju, biliar, wushu serta sepak takraw,” ujarnya

Untuk memaksimalkan persiapan atlet, kata Amri , tentu harus ditunjang dari segi anggaran. Dikatakan, kendala selama ini sehingga olahraga sulit maju di Kepri karena dukungan anggaran dari pemerintah sangat minim. Pelatihan harus dimaksimalkan dari sekarang mulai dari Training Center (TC) berjalan maupun try out di dalam negeri maupun luar negeri untuk uji tanding yang membutuhkan biaya tidak sedikit.

“Kita perlu persiapan maksimal dari sekarang, mulai dari pelatihan seperti TC berjalan maupun try out, Tentunya ini memerlukan dana yang tidak sedikit. Harapan kita setiap cabor sudah latihan mandiri dulu sambil menunggu dana cair,” imbuhnya

Disinggung terkait dengan anggaran keberangkatan atlet Kepri menuju PON Papua pada bulan Oktober mendatang, nantinya akan diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kepri dari dana hibah. Pihaknya juga sebelumnya sudah mengajukan anggaran sebesar Rp.10 miliar, hingga saat ini pihaknya masih belum dapat memastikan hal tersebut.

“Kita sudah ajukan dana 10 miliar, hingga saat ini belum kita ketahui berapa yang disetujui. Kita masih menunggu dari Dispora kepri,” pungkasnya.

sumber : rri.co.id

Pos terkait