Kembangkan Event Lomba Jong, Pemko Batam Berencana Menata Tanjung Mak Dare

Metrobatam.com, Batam – Pemerintah Kota Batam berencana menata Tanjung Mak Dare, Kampung Melayu, Kelurahan Betubesar, Kecamatan Nongsa. Tanjung ini merupakan lokasi pelaksanaan lomba Jong, permainan tradisional yang telah berkembang menjadi kegiatan pariwisata.

“Tempat ini belum lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Kita ingin kondisi pelabuhan ini bisa kita perbaiki sama-sama, supaya lebih sempurna,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi usai membuka Lomba Jong 2019, Jumat (14/2).

Bacaan Lainnya

Saat ini Pemko Batam sedang mengajukan perizinan ke Provinsi Kepulauan Riau. Agar kawasan pantai Nongsa termasuk Tanjung Mak Dare ini masuk dalam Rencana zonasi wilayah Pesisir dan Pulau Kecil (RZWP3) pantai Batam. Sehingga ke depan bisa dikelola pemerintah daerah.

Ia menegaskan bahwa kawasan pantai ini nanti diharapkan dapat menjadi milik negara. Bukan untuk pribadi ataupun diserahkan ke perusahaan. Pemko Batam ingin menjadi aset daerah agar bisa ditata. Sehingga masyarakat dari seluruh kalangan bisa menikmatinya secara bersama-sama.

“Kalau jadi, dapat diperbaiki dan kita bangun. sehingga pelaksanaan lomba jong bisa lebih baik. Jong ini kan budaya lama. Kita kembangkan kembali supaya budaya tak hilang. Jadi bisa menarik wisatawan lebih banyak,” ujarnya.

Ke depan, ia berharap peserta dari luar Batam bisa semakin banyak dan dari berbagai daerah. Saat ini selain dari Batam yang berpartisipsi baru dari Kabupaten Tanjungbalai Karimun. Serta perwakilan peserta dari Pulau Pengerang dan Tanjung Surat Johor Malaysia.

“Harapannya wisata hidup. Ke depan akan kita perbaiki. Agar wisata dari pertandingan jong ini bisa hidup kembali,” kata dia.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam, Heriyanto mengatakan lomba jong tahun ini diikuti 56 klub jong. Jumlah pemain mencapai 532 orang.

“Total jong yang ikut dalam pertandingan tahun ini sebanyak 1.732 jong. Terdiri dari 530 jong besar, 556 jong sedang, 558 jong kecil, dan 88 kategori anak-anak,” tuturnya.

Pertandingan akan berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu (14-16/2). Lomba tahun ini merupakan kesembilan kalinya digelar Pemko Batam.

Pada acara pembukaan juga diserahkan piala bergilir dari pemenang tahun lalu, klub jong asal Karimun. Jika tahun ini Karimun kembali menjadi juara umum maka akan menjadi piala tetap bagi kabupaten tetangga Batam tersebut.

(mb/mcb)

Pos terkait