Ketua INSA Batam Oesman Hasyim: Mesti Adanya Stimulus Kemudahan dari Pemerintah Pada Sektor Maritim Agar Ekonomi Batam Bangkit Kembali

Ketua INSA Batam Oesman Hasyim

Metrobatam.com, Batam – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Indonesian National Shipowners Association (INSA) Kota Batam merasa tata kelola pelabuhan yang belum begitu baik dan penerapan biaya atau tarif yang dibebankan kepada pelaku usaha di sektor perkapalan saat kapal akan masuk ke pelabuhan, menjadikan industri maritim Batam belum mengalami kemajuan yang signifikan.

Kebijakan pengelolaan yang belum begitu berpihak pada industri maritim membuat para pemilik kapal enggan berlabuh di Pelabuhan Batam. diungkapkan oleh Ketua DPC INSA Batm Oesman Hasyim. Rabu (23/9/2020) di Batam Center, Kota Batam. Kepri.

Read More

Oesman mengatakan, Batam adalah industri maritim, mulai dari infrastrukturnya, fasilitasnya pendukungnya, dan tenaga terampil semua sudah tersedia. Kalau kita berfikir untuk membangkitkan ekonomi Batam dan harus mencari investor terlebih dahulu itu salah, justru yang ada ini harus dikembangkan sehingga kita mudah menggaet investor.

“Sejak dulu INSA mendorong BP Batam untuk biaya-biaya yang tidak seharusnya dipungut di Terminal Khusus (Tersus), TUKS, Shipyard, dan pelabuhan yang bukan milik pemerintah agar tidak dilakukan pungutan. Karena bila dipungut, harganya sangat mahal sehingga kapal-kapal enggan masuk ke Batam,” ungkapnya.

Ketua INSA ini juga menyampaikan, untuk membangkitkan lagi geliat Batam di sektor maritim, salah satunya BP Batam mesti memberikan stimulus yakni berupa kemudahan-kemudahan, termasuk mengurangi penerapan biaya-biaya yang dipungut bagi kapal, terutama di terminal khusus.

“Sejak dulu INSA mendorong BP Batam untuk biaya-biaya yang tidak seharusnya dipungut di Terminal Khusus (Tersus), TUKS, Shipyard, dan pelabuhan yang bukan milik pemerintah agar tidak dilakukan pungutan. Karena bila dipungut, harganya sangat mahal sehingga kapal-kapal enggan masuk ke Batam,” jelasnya.

Osman saya tidak ada mencari kesempatan lain intinya ingin industri maritim ini kembali naik dan saya berharap semua pelaku usaha maritim harus bersama kita kembangkan dan bangkitkan kembali di pulau Batam,” Pungkasnya.
(Yandra)

Related posts