BAZ Padang Pariaman Berikan Santunan pada Balita Penderita Penyakit Benign Neoplasm

Metrobatam.com, Padang Pariaman – Seorang Balita dengan nama Afdal (3 tahun) di Kenagarian Koto Dalam Barat, Sungai Puar, Padang Pariaman, Sumatera Barat didiagnosa Dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Pariaman terserang penyakit jenis baru dengan nama Benign Neoplasm. Rabu (14/10/2020).

Keterbatasan keluarganya untuk berobat, Afdal mendapatkan santunan dari BAZ Padang Pariaman untuk biaya perawatan di RSUD Padang Pariaman.

Read More

Hal ini diungkapkan oleh Ketua BAZ Padang Pariaman, Dr. Rahmat Tk. Sulaiman S.Sos.I,M, lulusan pondok pesantren, yang sehari-hari dipanggil Pak Tuangku.

Ia menyebutkan, santunan ini diberikan langsung kepada orang tua Afdal untuk memudahkan biaya yang dibutuhkan selama perawatan di RSUD.

“Sebelumnya Afdal penderita Benign Neoplasm sudah dirujuk ke rumah sakit yang sama, lantaran belum mempunyai kartu BPJS Kesehatan, pihak keluarga Afdal diusulkan untuk pulang kembali sampai kartu BPJS Kesehatan diterbitkan, karena biaya pribadi pihak keluarga tidak mempunyai biaya untuk rawat inap di RSUD Padang Pariaman,” ungkap Pak Tuanku.

“Pihak pemerintah Kenagarian beserta Jorong setempat beserta Puskesmas Padang Sago sudah berusaha untuk melakukan pengurusan kartu BPJS, hingga kartu diterbitkan,” ujar Pak Tuanku.

“Afdal sudah mulai mengalami sakit pembengkakan pada perut pada bulan Juli, gejala yang ditimbulkan tidak menunjukan tanda-tanda,” ungkap Abrar ayah dari Afdal.

“Namun bertambah lama perutnya semakin membengkak, karena keterbatasan biaya saya hanya bisa pasrah,” pungkasnya.

Tambahan dari tim Puskesmas Padang Sago mengatakan, suatu hari tim dari Puskesmas Padang Sago berkunjung dari rumah ke rumah dalam mensosialisasikan pemberian vaksin polio, kami melihat kejanggalan yang terjadi pada Afdal, bahkan nenek dari Afdal juga mempunyai penyakit yang sama.

Saat ini Afdal sudah dirawat lagi di RSUD Padang Pariaman dan dibantu awak media Metrobatam.com untuk menguruskan segala keperluan dokumen-dokumen yang dibutuhkan, serta menjaring silaturrahmi dengan BAZ Padang Pariaman. Mudah mudahan dengan adanya kasus seperti ini pemerintah kabupaten Padang Pariaman bisa membantu untuk meringankan beban dari orang tua Afdal. (basa)

Related posts