Ketua DPD LSM Tamperak Angkat Bicara Terkait Perusahaan BUMN Penghasil Limbah B3

Metrobatam.com, Gunungsitoli – Salah satu Perusahaan BUMN penghasil limbah B3 di wilayah Kota Gunungsitoli yaitu PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Regional I TBBM Gunungsitoli yang ada di Jalan Pelud Binaka Km 14 Gunungsitoli idanoi, telah melakukan pembongkaran limbah B3 dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) pada bulan Agustus 2020 lalu.

Kegiatan pembongkaran limbah B3 tersebut, dilakukan oleh oknum-oknum pekerja outsourcing di dalam PT. Pertamina dengan jangka waktu yang tidak beraturan.

Read More

Atas Kejadian tersebut ketua DPD LSM Taperak Kota Gunungsitoli Bung Nimar Gea telah melaporkan hal itu kepada Kadis Lingkungan Hidup Kota Gunungsitoli.

“ ya… berdasarkan temuan kami di lapangan, maka saya telah melaporkan hal ini kepada Kadis Lingkungan Hidup melalui WhatsApp, dan selanjutnya saya juga telah mendatangi kantor Lingkungan hidup Kota Gunungsitoli untuk melaporkan hal tersebut secara lisan,” ucapnya Saat diwawancarai oleh awak media di Kantor sekretariat DPD LSM Tamperak jalan Pelud Binaka Km 15,5, Desa Siwalubanua II, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Rabu (30/09/2020)

Selanjutnya “kita telah menyampaikan surat ke Dinas Lingkungan Hidup pada tanggal 19 Agustus 2020 untuk mengkonfirmasikan tentang pembongkaran Limbah B3 di dalam PT. Pertamina (persero) karena kami menilai bahwa pembongkaran Limbah B3 itu sudah tidak sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku di negara Kesatuan Republik Indonesia dan di Kota Gunungsitoli secara Khusus.” tutur Nimar

“Dan pasalnya lagi mulai dari pengawasan instansi terkait, legalitas pekerja yang melakukan pembongkaran yang seharusnya memiliki sertifikat dibidang pembongkaran limbah B3 dan itu harus orang-orang special dari perusahaan Vendor yang memiliki izin penimbunan dan pemanfaatan limbah B3 serta jangka waktu pembongkaran yang tidak beraturan, dan ada beberapa hal lain yang tidak sesuai, dan itu sudah kita uraikan dalam surat kita. Tapi, tidak ada jawaban dari instansi tersebut.” Jelas Nimar Gea

Sambungnya “Maka kami menyurati lagi pada tanggal 29 September 2020 dengan perihal yang sama. Dan kita berharap supaya Dinas Lingkungan Hidup menanggapi dan membalas surat kita itu.” harapnya

Di tempat berbeda beberapa awak media mencoba mengkonfirmasi hal ini kepada Kepala Dinas Lingkungan Kota Gunungsitoli dan juga Kepala Operasi Head (OH) PT. Pertamina melalui via telepon seluler dan WhatsApp tapi belum menanggapi hingga berita ini ditayangkan. (DZ)

Related posts