oleh

2 Pelaku Hipnotis di Batam Diringkus Tim Macan Polsek Sagulung

Batam (Metrobatam.com)- Tim Macan Polsek Sagulung berhasil meringkus dua pelaku penipuan dengan modus hipnotis. Mereka adalah Atin Syamsudin (47) dan Erwansyah (44).

Kedua pelaku telah beraksi belasan kali di berbagai daerah Batam. Tidak tanggung-tanggung, uang korban yang disimpan di ATM dikuras habis pelaku.

Kapolsek Sagulung, AKP Yusriadi Yusuf S.I.K. M.H mengatakan, penangkapan kedua pelaku berdasarkan laporan yang dibuat korban pada Selasa (27/10/2020). Dalam kejadian ini, korban mengalami kerugian mencapai Rp 34,129 juta rupiah.

“Dua pelaku penipuan dengan cara hipnotis berhasil kita ringkus sehari setelah laporan dibuat korban, yakni Rabu (28/10/2020) sore,” ungkap Kapolsek Sagulung, Selasa (2/11/2020).

Dijelaskan, kejadian berawal saat korban mengambil uang di mesin ATM kawasan Fanindo. Kemudian salah satu pelaku mendatangi korban dan mengajak untuk ikut ke dalam mobil.

“Saat itu korban langsung mau diajak pelaku. Begitu di dalam mobil, pelaku menawarkan batu merah delima. Tanpa ada paksaan, korban langsung menyerahkan uang sebesar Rp 3,5 juta serta kartu ATM dan PIN-nya,” jelas Kapolsek Sagulung.

Setelah mendapatkan uang dan kartu ATM, pelaku menyuruh korban untuk mengambil wudhu di Mesjid Darul Gufron, dengan alasan agar barang yang ditawarkan itu menyatu dengan korban.

“Setelah korban turun dari mobil, pelaku langsung pergi. Barulah korban tersadar dan mengecek uang di dalam ATM. Ternyata uangnya sudah terkuras habis. Kerugian mencapai puluhan juta rupiah,” papar Kapolsek Sagulung.

Korban langsung membuat laporan polisi dan langsung ditindaklanjuti. Tim Macan Polsek Sagulung pun langsung melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku. Alhasil, sehari setelah kejadian kedua pelaku diringkus.

“Kita memiliki petunjuk berdasarkan analisa dari rekaman CCTv di lokasi kejadian. Hingga akhirnya identitas para pelaku diketahui. Selain itu, kita juga mendapat informasi terpercaya tentang keberadaan pelaku. Mereka diringkus di rumahnya kawasan Bukit Palem Hill Bukit Senyum tanpa ada perlawanan,” tegasnya.

Pengembangan terus dilakukan untuk mengumpulkan barang bukti yang digunakan pelaku serta yang berasal dari korban.

Hasil pemeriksaan, mereka sudah beraksi sebanyak 12 kali, tersebar di wilayah Sagulung 3 kali, Batuaji 3 kali, Batuampar 2 kali, Batam Kota 1 kali, Bengkong 1 kali, serta Nongsa 1 kali.

“Saat ini kita masih melakukan pengembangan dan pemeriksaan terhadap pelaku. Mereka dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman di atas 5 tahun penjara,” pungkasnya. (***)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed