oleh

Musrenbang Tingkat Kelurahan Dimulai, Wakil Wali Kota Batam Ingatkan Urgensi Usulan

-BATAM-1.050 views

Metrobatam.com, Batam – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan untuk dikerjakan tahun 2022 mulai digelar.

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan, hendaknya pembahasannya mengedepankan azas prioritas. Kali ini, Kelurahan Baloi Indah Lubuk Baja menjadi kelurahan pertama yang menggelar kegiatan tersebut.

“Berdiskusilah secara baik dengan hati yang lapang, tidak ngotot tanpa arah yang berdasar pada skala prioritas atau tingkat urgensinya,” harap Amsakar.

Ia mengingatkan, realisasi pembangunan erat dengan ketersedian anggaran. Menurut dia, sekali waktu pernah dihitung total usulan dari kelurahan mencapai Rp 9 triliun. Sementara APBD Batam terbatas. Sebagai contoh, APBD Batam tahun 2022 yang diproyeksikan hanya Rp 3,1 triliun.

“Jadi tidak bisa serta merta sekaligus terkafer,” ucap dia.

Namun demikian, di tengah keterbatasan yang ada. Pemko Batam tidak akan tinggal diam berusaha memaksimalkan segala potensi yang bisa jadi sumber pembangunan umum di Batam. Seperti mengusahakan ke pemerintah provinsi, pemerintah pusat hingga melibatkan CSR.

“Yang patut kita syukuri, sejauh ini berkat bersatu padunya kita semua, ada saja jalan pembangunan walau APBD terbatas,,” imbuhnya.

Amsakar juga menyampaikan berbagai ‘lompatan besar’ yang lakukan Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang juga Kepala BP Batam. Seperti pembenahan Pelabuhan Batuampar, Bandara Hang Nadim, pembangunan infrastruktur hingga flyover di Simpang Kepri Mall.

“Batam ini akan semakin bedelau. Kita sepatutnya berbangga menjadi warga Batam,” ucapnya disambut tepuk tangan warga.

Dalam laporannya, Lurah Baloi Indah Ruskandar melaporkan hasil Musrenbang 2020 yang akan dikerjakan tahun 2021 ini sebanyak 11 kegiatan. Semuanya merupakan proyek semenisasi dengan nilai 1,4 miliar.

“Selain itu tahun 2020 walau pandemi, Baloi Indah dapat dua proyek semenisasi dari DAU. Serta satu kegiatan pemberdayaan masyarakat,” terangnya.

Selanjutnya, rencana pembangunan 2022 tergantung pada hasil musyawarah yang berlangsung.

(mcb/mb)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed