Pasca Dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, H. Maryono. S.Ag : Diharapkan Gaya Kepemimpinan Ansar dalam Menyerap Aspirasi Masyarakat seperti Nurdin Basirun

  • Whatsapp
Ketua Umum Persatuan Muballigh Kepri, Penyuluh PAIF Kementrian Agama Batam, dan Konsultan dan Mediator Keluarga, H. Maryono, S. Ag.
banner 468x60

Batam, Metrobatam.com – Pasca dilantiknya Ansar Ahmad dan Marlin Agustina sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta Kamis (25/2/2021). masa jabatan 2021-2024.

Ketua umum Persatuan Muballigh Kepri, H. Maryono. S.Ag mengucapkan selamat atas dilantiknya Ansar-Marlin sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, periode 2021-2024.

Bacaan Lainnya

“Selamat atas dilantiknya Bapak Ansar Ahmad sebagai Gubernur dan Ibuk Marlin Agustina sebagai Wakil Gubernur Kepri periode 2021-2024, Kami yakin atas kepemimpinan beliau”, sebut Maryono. Kamis (25/02/2021) malam.

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, Ansar Ahmad menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 dari fraksi Partai Golkar dan menjadi Bupati Bintan 2 periode, yakni 2005-2010 dan 2010-2015.

“Kita yakin kepada pak Ansar Ahmad sebagai gubernur Kepri yang telah berpengalaman memimpin daerah, baik sebagai Bupati Bintan 2 periode dan menjadi anggota DPR RI, jadi tau persis bagaimana birokrasi dan peluang-peluang”, ucap Maryono.

Lanjutnya, “dan juga Ibu Marlin Agustina walaupun beliau baru, tetapi dia sudah berpengalaman mendampingi suaminya pak Rudi menjadi wali kota. Pasti ada ilmu yang di serap dari suaminya”, jelasnya.

Maryono juga sebagai Penyuluh PAIF kementerian Agama Batam dan juga Konsultan/ Mediator Konflik Keluarga Menurutnya, pasangan gubernur dan wakil gubernur Kepri Ansar-Marlin adalah orang yang berpengalaman dan profesional.

Maryono menyampaikan, “Sebaiknya dan diharapkan gaya kepemimpinan pak Ansar dalam menyerap aspirasi masyarakat seperti pak Nurdin Basirun. Tidak terlalu percaya dengan laporan di atas meja, namun turun langsung ke lapangan. Salah satunya melalui rajin sholat berjamaah dan sering bertemu dengan masyarakat”, ujarnya.

“Semoga visi dan misi beliau menuntaskan jembatan Batam ke Bintan dapat segera terealisasi dan juga mensejahterakan ekonomi masyarakat Kepri yang akhir-akhir ini terkena dampak covid. Artinya perlu dibangkitkan kembali “, tutur Maryono.

Harapan Maryono, agar terus ditingkatkannya peran ulama, ustadz, dan peran Muballigh dalam membangun provinsi Kepri. Bagaimanapun Kepri ini bunda tanah Melayu tidak lepas dari peran agama dalam nafas kehidupannya. Dan juga program keagamaan yang ada di Batam bisa dinaikan ke provinsi Kepri.

“Kita yakin pak Ansar Ahmad dan Ibuk Marlin Agustina itu bisa, terbukti sebelumnya pak Ansar sewaktu menjadi Bupati banyak membangun mesjid dan berkiprah di bidang keagamaan. Ibuk Marlin mengikuti suaminya dekat sekali dibidang keagamaan”, pungkas Maryono.

(yandra)

  • Whatsapp

Pos terkait