Akibat Longsor, Jalan Utama Desa Payak Serasan Timur Tidak Bisa Dilewati

Ariyandi Mantan Kades Payak

METROBATAM.COM, NATUNA – Akses jalan utama di Desa Payak Kecamatan Serasan Timur tertutup, akibat longsor yang terjadi pada 8 Maret 2023, dibenarkan oleh mantan Kepala Desa Payak, Ariyandi.

Menurut keterangan Ariyandi, kejadian longsor terjadi dua kali, pertama pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB. dan yang kedua terjadi pada pukul 11.30 WIB.

Ariyandi menceritakan kejadian longsor diakibatkan curah hujan yang tinggi. Material longsor menutupi salah satu akses jalan utama yang banyak di lewati masyarakat Desa Payak.

“Akses jalan di desa kami sudah parah,tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda dua, karena dihimpit materi longsor, akses jalan sekarang cuma melewati jalan Gunung Air Nusa,” ucap Ariyandi saat memberi keterangan kepada media ini, Minggu, (12/3/2023).

Bacaan Lainnya

Longsor susulan yang terjadi di Desa Payak ini, tidak ada korban jiwa, namun ratusan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman karena dikhawatirkan terjadi longsor yang lebih besar lagi.

“Ratusan warga sudah mengungsi di Sekolah Dasar Payak dan di rumah warga yang aman. Kejadian ini mengakibatkan dua rumah warga rusak berat, karena longsoran tanah,” ucapnya.

Terpisah Wakil Ketua Apdesi Kabupaten Natuna, Pipit Tiyatul, S.Sos. mengatakan saat ini berada di Pulau Serasan, melihat langsung kondisi di lapangan.

Ini adalah musibah besar dan meninggalkan duka yang dalam untuk kita Natuna dan Serasan khususnya.

Wakil Ketua Apdesi Natuna, Pipit Tiyatul Bersama Anak-anak di Pengungsi dari Desa Payak

Hari ini evakuasi pencarian korban masih terus di lakukan oleh tim gabungan. Tadi juga melihat kondisi terkini di Desa Payak, memang ada akses jalan yang tertimbun material longsor.

“Tadi sempat ngobrol dengan beberapa warga Desa Payak, harapan mereka semoga korban yang hilang, akibat longsor di kampung Genting Desa Pangkalan, semuanya cepat ditemukan,”ujar Ipit sapaan akrabnya, kepada media ini, Minggu (12/3/2023).

“Mereka juga berharap, selesai pencarian evakuasi, secepatnya bisa membantu untuk membersihkan longsoran yang ada di Desa Payak menggunakan alat berat ekscapator. Supaya akses jalan bisa kembali normal dan aktifitas masyarakat tidak terkendala. Area lokasi longsor Desa Payak, luasnya diperkirakan mencapai 1,5 hektar,” sambung Ipit.

(Rdp)

Pos terkait