Polisi di Karimun Tangkap 4 Kurir yang Simpan Sabu dalam Anus

METROBATAM.COM, KARIMUN – Satuan Resnarkoba Polres Karimun ungkap kasus tindak pidana narkotika konferensi pers dilaksanakan di Lt II gedung Catur Prasetya Polres Karimun. Minggu, 28 Januari 2024.

Konferensi Pers dipimpin langsung Kapolres Karimun AKBP. Fadli Agus. S.I.K. M.H dan Kasat Narkoba Polres Karimun IPTU Alfin Dwi Wahyudi Nuntung, S Tr K S.I.K.

Konferensi Pers Kapolres Karimun AKBP, Fadli Agus, S.I.K. M.H menjelaskan, kronologis kejadian hari Sabtu tanggal 27 Januari 2024 sekira pukul 07.00 WIB Satresnarkoba mendapatkan informasi dari masyarakat, team personil Satresnarkoba Polres Karimun melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan 2 (dua) orang laki laki bernama, sdr, AW dan sdr, RS, berjalan menuju ruang tunggu Domestik Tanjung Balai Karimun sekira 09.35 WIB, Satresnarkoba juga mengamankan satu orang laki-laki inisial SA, di parkiran pelabuhan.

Bacaan Lainnya

“Hasil interogasi dari sdr, AW mengakui ada membawa 4 ( empat ) bungkus sabu yang disimpan di lubang anus, narkotika jenis sabu tersebut didapatkan dengan system campak dari seorang perempuan biasa dipanggil sdri IBUK ( DPO ) saat ini berada di Kalimantan dan akan dibawa ke Kalimantan,” ujar Kapolres Karimun.

“Pada hari Minggu tanggal 28 Januari 2024 pukul 02.00 WIB anggota Satresnarkoba melakukan penangkapan terhadap 1( satu ) orang laki-laki mengaku bernama sdr MS, sedang berada salah satu hotel di Kota Batam. Kemudian, dilajukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti 4(empat) bungkus narkotika diduga jenis sabu yang dibalut lakban berwarna hitam berada di bawah tempat tidur kamar hotel sdr MS,” kata Kapolres Karimun.

“Barang bukti yang berhasil diamankan ialah 12 ( dua belas ) paket Narkotika diduga jenis sabu yang dibungkus dengan lakban dengan berat kotor 700 gram ( tujuh ratus gram ) 4 (empat) Unit Hanphone, 4 ( empat )sachet kondom, 1(satu) unit sepeda motor serta 2 (dua) lembar tiket kapal,” terang Kapolres Karimun.

“Adapun pasal yang disangkakan yaitu pasal 114 ayat (2) subsider 112 ayat (2) undang-undang RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau hukuman seumur hidup atau hukuman mati atau pidana denda Rp 1.000.000.000 ( satu miliar rupiah ) sampai dengan Rp 10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah),” tutup Kapolres Karimun. (Af)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *