METROBATAM.COM, BUKITTINGGI – Pemerintah Kota Bukittinggi mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh warga kota terkait pengelolaan sampah. Hal ini menyusul terputusnya akses jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) akibat longsor yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat armada pengangkut sampah tidak dapat beroperasi secara normal.
Wali Kota Bukittinggi meminta masyarakat untuk sementara waktu mengolah sampah rumah tangga secara mandiri di lingkungan masing-masing. Masyarakat diharapkan dapat melakukan pemilahan sampah, mengolah sampah organik menjadi kompos, serta menunda pembuangan sampah residu sampai situasi memungkinkan.
“Kami berharap warga dapat maklum dengan kondisi ini. Longsor yang memutus akses ke TPA menyebabkan seluruh aktivitas pengangkutan terhenti. Ini keadaan darurat yang membutuhkan kerja sama semua pihak,” ujar Wali Kota dalam keterangannya.

Pemerintah Kota Bukittinggi juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Pemko secara resmi meminta Gubernur untuk membuka kembali TPA di Payakumbuh sebagai solusi sementara sampai jalur utama yang tertutup longsor bisa dibersihkan dan kembali berfungsi.
Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah sedang bekerja keras menangani kondisi ini, baik dalam upaya pemulihan akses jalan maupun penyediaan solusi alternatif pembuangan sampah.
“Kami berharap keadaan segera membaik. Sementara itu, mari sama-sama menjaga kebersihan kota dengan mengelola sampah secara mandiri dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (bs)














