METROBATAM.COM, KARIMUN – Persatuan Keluarga Sumatera Barat (PKSB) Kabupaten Karimun menggelar kegiatan Makan Basamo dan silaturahmi dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung PKSB, Jalan Pendidikan, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu malam (14/2/2026).
Wakil Ketua PKSB Kabupaten Karimun, Jon Abrison, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh dunsanak (keluarga besar Minang) yang telah berpartisipasi dan bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Ketua Bundo Kanduang beserta jajaran yang telah menyiapkan berbagai hidangan untuk para tamu undangan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh dunsanak yang telah berpartisipasi, termasuk Ketua Bundo Kanduang dan anggota yang telah menyediakan hidangan untuk kegiatan ini,” ujar Jon Abrison.
Selain itu, Jon turut menyampaikan terima kasih kepada Niniak Mamak Datuak Alam Sati, Dr. Nurdin Basirun, yang juga menjabat sebagai staf khusus Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, atas kehadirannya di tengah-tengah keluarga besar PKSB.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Indra Warman yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Keluarga Limapuluh Kota (IKLK) Kabupaten Karimun, menyampaikan terima kasih kepada para sesepuh, tokoh agama, serta seluruh dunsanak yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Penasehat PKSB Kabupaten Karimun, Bustami Datuak Rajo Marah, dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu undangan. Ia mendoakan agar Dr. Nurdin Basirun senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan.
“Semoga kegiatan Makan Basamo dan silaturahmi menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H ini diridai Allah SWT,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Datuak Rajo Marah menegaskan bahwa masyarakat Minang di Karimun bukanlah pendatang, melainkan bagian dari masyarakat Karimun yang memiliki tanggung jawab bersama menjaga keamanan dan kondusivitas daerah.
Ia juga mengajak masyarakat Minang untuk lebih kompak dan bersatu. Menurutnya, kekompakan menjadi kunci dalam memperkuat peran dan kontribusi masyarakat Minang di daerah tersebut.
“Selogan orang Minang, Saiyo Sakato, Basamo Mangko Jadi. Artinya, dengan kebersamaan dan persatuan, kita akan kuat,” katanya.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan penceramah agama dari Ambon yang memberikan tausiyah menjelang Ramadan. Dalam ceramahnya, ustaz mengingatkan pentingnya menjaga salat lima waktu serta memperbanyak amal ibadah.
Ia juga berpesan agar tidak menunda bersedekah.
“Kalau bersedekah jangan menunggu kaya. Walaupun sedikit, yang utama adalah niat ikhlas. Sekecil apa pun kebaikan yang dilakukan dengan niat baik, Allah SWT akan membalasnya. Berbuat baiklah sebelum Allah SWT memanggil kita,” pesannya.
Acara berlangsung penuh keakraban dan diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi keluarga besar Minang di Kabupaten Karimun menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan.














