MALALAK, METROBATAM.COM — Pemerintah Nagari Malalak Selatan bersama pihak terkait melakukan monitoring terhadap dimulainya pembangunan pemulihan pasca bencana yang berlokasi di Banda Gadang Siniair, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak.
Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam upaya pemulihan dan perbaikan jaringan irigasi yang mengalami kerusakan akibat bencana yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Perbaikan ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi sistem pengairan secara optimal, sehingga dapat mendukung aktivitas pertanian masyarakat.
Pemulihan jaringan irigasi ini menjadi salah satu prioritas utama, mengingat sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat di Nagari Malalak Selatan. Dengan kembali normalnya aliran irigasi, diharapkan produktivitas pertanian masyarakat dapat meningkat secara signifikan.
Kegiatan ini secara langsung dikoordinir oleh Syofyan Tanjung, yang memastikan seluruh proses pengerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Ia menyampaikan optimisme bahwa proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu.
“Kami yakin dan optimis pengerjaan ini akan selesai sesuai rencana, sehingga kehidupan masyarakat bisa kembali berjalan normal, khususnya dalam sektor pertanian,” ujarnya.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, Wali Nagari Malalak Selatan turut hadir didampingi oleh Kepala Jorong Siniair, Adri Susanto, serta staf nagari Adrian Eko Putra. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah nagari terhadap program pembangunan ini.
Pemerintah nagari juga menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga melalui UPTD wilayah utara, agar berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Selain itu, turut hadir dalam kunjungan tersebut Camat Malalak, Ulya Satar, S.STP., M.Si, bersama staf Kecamatan Malalak. Kehadiran pihak kecamatan menjadi bentuk sinergi antar lembaga dalam mendukung percepatan pemulihan pasca bencana.
Dalam kesempatan yang sama, rombongan juga menyaksikan langsung program normalisasi sungai yang berada di sekitar lokasi Banda Gadang. Kegiatan normalisasi ini bertujuan untuk mengurangi risiko terjadinya bencana serupa di masa mendatang.
Dengan adanya pembangunan dan normalisasi ini, masyarakat diharapkan dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman, khususnya dalam mengelola lahan pertanian mereka.
Pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat berharap seluruh rangkaian pekerjaan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu tanpa kendala berarti, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.
(Basa)














