Kasus PPA Masih Menjadi Perhatian Serius Jajaran Polresta Bukittinggi

BUKITTINGGI, METROBATAM.COM — Kasus Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) masih menjadi perhatian serius jajaran Polresta Bukittinggi. Tingginya angka laporan dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur menjadi salah satu kasus yang paling banyak ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polresta Bukittinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Kasatreskrim Polresta Bukittinggi, AKP Wiko Satria Afdal, S.Tr.K., S.I.K., menyampaikan bahwa pihaknya terus menerima berbagai aduan dari masyarakat terkait tindak kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak. Kondisi ini menjadi perhatian khusus karena menyangkut masa depan generasi muda serta perlindungan terhadap hak-hak anak. Sabtu, 16/05/26

“Kasus PPA masih mendominasi. Banyak aduan laporan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang masuk kepada kami,” ujar AKP Wiko
Satria Afdal saat memberikan keterangan didampingi Wakasat Reskrim Manurung.

Ia menjelaskan, Polresta Bukittinggi terus berupaya memperkuat pelayanan dan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat. Selain memaksimalkan layanan pengaduan melalui call center 110, pihak kepolisian juga telah membentuk Polmas (Pemolisian Masyarakat) yang personelnya berasal langsung dari anggota kepolisian dengan sumber daya manusia yang telah disiapkan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, keberadaan Polmas diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan kepolisian, terutama dalam memberikan edukasi, pencegahan, hingga percepatan penanganan berbagai persoalan sosial dan tindak pidana yang terjadi di lingkungan masyarakat.

“Kami telah membentuk Polmas dengan SDM langsung dari polisi selain layanan 110, berkaitan dengan aduan masyarakat. Tujuannya agar masyarakat lebih mudah menyampaikan laporan maupun konsultasi terkait persoalan hukum yang mereka alami,” tambahnya.

Polresta Bukittinggi juga mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor apabila mengetahui ataupun mengalami tindakan kekerasan maupun pelecehan seksual, khususnya terhadap anak. Dukungan keluarga, lingkungan, dan masyarakat dinilai sangat penting untuk membantu proses penanganan serta mencegah terjadinya kasus serupa di kemudian hari.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap pelaku tindak pidana pelecehan seksual sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku demi memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

(Basa)

Pos terkait