FANTASTIS! Investasi Lingga Tembus Rp57,8 Miliar, Lampaui Target Provinsi Kepri 116 Persen

LINGGA, METROBATAM.COM – Kabar menggembirakan datang dari Negeri Bunda Tanah Melayu. Baru setengah tahun berjalan, realisasi investasi di Kabupaten Lingga sudah melesat jauh melampaui target.

Hingga Semester I 2026, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lingga mencatat realisasi investasi mencapai Rp57,8 miliar. Angka itu setara 116 persen dari target yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk tahun 2026.

Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa kepercayaan investor terhadap Lingga semakin tinggi.

Plt Kepala DPMPTSP Kabupaten Lingga, Widi Satoto, mengatakan capaian tersebut merupakan akumulasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Bacaan Lainnya

“Walaupun secara nominal masih tergolong kecil dibandingkan beberapa daerah lain, namun secara persentase capaian ini telah melampaui target yang ditetapkan. Ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Lingga memiliki daya tarik tersendiri bagi para investor,” ujar Widi usai ekspos laporan akhir peta potensi investasi yang digelar DPMPTSP Provinsi Kepri.
Menurut Widi, lonjakan ini bukan kebetulan. Pemerintah Kabupaten Lingga terus membenahi pelayanan perizinan agar lebih cepat, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha. Koordinasi lintas OPD dan Pemprov Kepri juga terus diperkuat untuk menciptakan iklim investasi yang aman dan kompetitif.

Bukan Sekadar Angka, Buka Lapangan Kerja

Widi menegaskan, investasi adalah motor penggerak ekonomi. Dampaknya tidak hanya dirasakan secara makro, tapi langsung menyentuh masyarakat.

“Dari sisi makro, investasi menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Sementara dari sisi mikro, investasi menciptakan efek berganda melalui pembukaan lapangan kerja, meningkatnya pendapatan masyarakat, hingga tumbuhnya berbagai sektor usaha pendukung,” jelasnya.

Saat ini sektor perkebunan dan pertambangan masih menjadi penyumbang terbesar. Namun Pemkab Lingga tidak ingin berpuas diri. Sejumlah sektor potensial dengan prospek besar terus didorong untuk diversifikasi, di antaranya perikanan, pariwisata, industri pengolahan, dan ekonomi berbasis sumber daya lokal.

Dengan capaian 116 persen di semester pertama, Pemkab Lingga optimistis tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun. Targetnya, investasi bisa menjadi akselerator pembangunan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Iklim investasi yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab kita bersama. Dukungan masyarakat sangat penting agar para investor merasa nyaman menanamkan modalnya di Kabupaten Lingga,” tutupnya.

(Awalludin) 

Pos terkait