Lurah Batu 9 Rajab Soroti DBD Tertinggi dan Wajibkan Gotong Royong Rutin

Lurah Rajab bersama RT dan RW terpilih

METROBATAM.COM, TANJUNGPINANG – Lurah Batu 9, Rajab Ely, S.Sos, menyampaikan apresiasi tinggi atas suksesnya pelaksanaan Pemilihan Ketua RT serentak di wilayahnya. Dari 42 RT yang dibentuk, seluruh proses pemilihan berjalan kondusif, aman, tanpa riak sedikit pun.

Hal itu disampaikan Rajab dalam keterangannya kepada media, usai pelantikan RT terpilih yang dilaksanakan pada hari Senin kemarin.

“Harapan kami dengan adanya pemilihan RT yang sudah dilaksanakan kemarin, alhamdulillah 49 sukses. Sukses karena apa? Saya wilayah paling besar dan warga paling terbanyak, alhamdulillah tidak ada riak sedikit pun dalam proses pemilihan RT,” ujar Rajab.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama solid antara RT, RW, dan panitia pemilihan. Dari 42 RT, meski ada yang melalui aklamasi dan ada yang melalui pemilihan langsung, semua tahapan mulai dari pembentukan panitia hingga pemungutan suara berjalan dengan baik.

Bacaan Lainnya

“Semua proses yang dilalui oleh kawan-kawan panitia kami apresiasi. Lurah Batu 9 mengapresiasi kerja panitia pemilihan RT kemarin sampai terselenggara sukses semua,” tegasnya.

Usai RT, tahapan selanjutnya adalah pemilihan RW. Rajab menyebutkan, proses pemilihan RW hampir sama dengan pemilihan RT, hanya jumlahnya lebih sedikit. Dari 42 RT, akan dipilih 10 RW. Ia memastikan, setelah dimonitor, semua panitia RW sudah mulai melaksanakan tahapan.

Soroti DBD Tertinggi, Wajibkan Gotong Royong
Di balik sukses pesta demokrasi tingkat lingkungan itu, Lurah Rajab menitipkan satu pesan khusus yang menjadi target utama bagi RT-RW terpilih: Jaga kebersihan lingkungan dan hidupkan kembali gotong royong.

Ia mengungkapkan, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Batu 9 termasuk yang paling tinggi.

“Target awal untuk para RT yang terpilih sekarang satu, tolong lingkungan warga masing-masing dijaga dengan baik. Khususnya giatkan gotong royong, minimal seminggu atau dua minggu sekali. Karena DBD di Batu 9 termasuk tinggi, angka paling tinggi,” ungkapnya.

Rajab bahkan bercerita pernah dihubungi warga pukul 00.30 WIB karena ada warga terkena DBD, dan langsung berkoordinasi dengan Puskesmas untuk penanganan cepat.

Untuk itu, pihak kelurahan akan menyurati masing-masing RT agar menjadwalkan kegiatan gotong royong secara rutin dan akan dimonitor langsung.

“Kalau kebersihan tidak kita jaga, apalagi lingkungan perumahan sangat rawan terhadap DBD maupun penyakit lainnya. Maka kami tekankan, gotong royong jangan sampai ditinggalkan,” pesannya.

Selain kebersihan, Rajab juga berharap ada sinergi dan feedback yang kuat antara kelurahan dengan RT/RW. Ia meminta kepada RW terpilih nanti agar rutin menggelar pertemuan bulanan dengan seluruh RT di wilayahnya.

“Kalau bisa rutin saja setiap bulan buat pertemuan antara RW dan RT. Supaya setiap permasalahan di lingkungan masing-masing itu dapat dipecahkan melalui forum RW tadi,” tutupnya.

Pelaksanaan Pemilihan RW di Batu 9 sendiri ditargetkan rampung dalam waktu dekat, melanjutkan estafet kepemimpinan lingkungan yang baru.

(Budi) 

Pos terkait