Tim KKN-PPM UGM Siap Mengabdi di Belakang Padang, Awali Program dengan Audiensi ke Pemko Batam

Tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Gemilang Kepingkarya Periode 2 Tahun 2026 melaksanakan audiensi dengan Sekretariat Daerah Pemerintah Kota (Pemko) Batam

METROBATAM.COM, BATAM – Tim Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Gemilang Kepingkarya Periode II Tahun 2026 melakukan audiensi dengan Sekretariat Daerah Pemerintah Kota (Pemko) Batam sebagai langkah awal membangun koordinasi dan kolaborasi sebelum melaksanakan program pengabdian masyarakat di wilayah pesisir.

Audiensi tersebut menjadi bagian dari persiapan penerjunan 28 mahasiswa yang akan menjalankan KKN di Pulau Kasu dan Pulau Sekanak Raya, Kecamatan Belakang Padang, selama kurang lebih 50 hari, mulai 20 Juni hingga 8 Agustus 2026.

Program pengabdian ini berada di bawah bimbingan Prof. Ir. Ambar Pertiwiningrum, M.Si., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Dalam pertemuan tersebut, Prof. Ambar didampingi Ketua KAGAMA Batam, Sugeng Riyadi, dan diterima oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Batam, Drs. Heriman HK, yang mewakili Pemerintah Kota Batam.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan itu, Tim KKN-PPM UGM memaparkan profil pelaksanaan KKN Periode II Tahun 2026 sekaligus memperkenalkan berbagai program kerja yang akan dijalankan selama berada di lokasi pengabdian.

Mengusung tema “Pengembangan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan, Pengembangan Kapasitas Infrastruktur, Kesehatan, Perekonomian, dan Pengelolaan Lingkungan untuk Mendukung Kesejahteraan Berkelanjutan,” program KKN dirancang berdasarkan kebutuhan serta potensi yang dimiliki masyarakat di Pulau Kasu dan Pulau Sekanak Raya.

Berbagai kegiatan yang telah disiapkan mencakup lima bidang utama, yakni pendidikan, kesehatan, perekonomian, infrastruktur, dan pengelolaan lingkungan. Implementasinya meliputi penguatan literasi dan pendidikan masyarakat, promosi kesehatan, pemberdayaan pelaku UMKM, pengembangan sektor perikanan dan pertanian rumah tangga, digitalisasi pelayanan masyarakat, hingga upaya konservasi lingkungan pesisir.

Selain memaparkan rencana program, audiensi juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi untuk menggali informasi mengenai kondisi wilayah, potensi daerah, serta berbagai tantangan yang perlu menjadi perhatian selama pelaksanaan KKN.

Masukan dari Pemerintah Kota Batam diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa agar program yang dijalankan lebih tepat sasaran, selaras dengan kebutuhan masyarakat, dan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Melalui pertemuan tersebut, Tim KKN-PPM UGM Gemilang Kepingkarya 2026 berharap terbangun sinergi yang kuat antara Universitas Gadjah Mada, Pemerintah Kota Batam, KAGAMA Batam, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program pengabdian.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar pelaksanaan KKN, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan solusi nyata yang berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat serta pembangunan berkelanjutan di kawasan pesisir Kota Batam. (jihan)

Pos terkait