METROBATAM.COM, BATAM – Teka-teki tentang kebal hukumnya bisnis judi berkedok Gelper di Kota Batam akhirnya terjawab. Lokasi perjudian yang selama ini meresahkan warga, Nagoya Game Zone yang berada tepat di depan Hotel Utama Nagoya, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, digerebek Tim Bareskrim Mabes Polri, Sabtu malam, 15 Agustus 2026.
Penggerebekan berlangsung dramatis. Tim Bareskrim Polri yang turun langsung dari Jakarta langsung mensterilkan lokasi kasino dan Gelanggang Permainan (Gelper) yang selama ini diduga beroperasi 24 jam non-stop tersebut. Polisi kemudian memasang garis polisi kuning di sekitar tempat kejadian perkara.
Kegiatan ini merupakan rentetan aksi bersih-bersih besar-besaran yang dilakukan Mabes Polri di Kota Batam. Di mana pada siang harinya, tim yang sama baru saja menyegel F1 Club Batam di Planet Holiday Hotel.
Saat penggerebekan, suasana di dalam Nagoya Game Zone mendadak kacau. Para pengunjung yang sedang asyik bermain di depan mesin tembak ikan dan slot kaget bukan kepalang dan berlarian keluar terbirit-birit ketika polisi tiba-tiba melakukan razia dan menggeledah seluruh ruangan.
Para “wasit” atau petugas pengisi voucher yang biasanya dengan santai melayani pemain, tampak kaget dan ketakutan saat tim gabungan petugas polisi datang tanpa pemberitahuan.
“Para wasit Gelper Nagoya Game Zone kaget dan ketakutan saat datangnya tiba-tiba team gabungan petugas polisi,” ujar salah satu sumber di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti tujuan utama Mabes Polri melakukan penggerebekan Gelper dan Kasino di kawasan yang juga dikenal dengan sebutan Hollywood, Lubuk Baja itu, apakah terkait jaringan narkoba atau murni praktik perjudian.
Namun, polisi memastikan penyisiran masih terus berlanjut ke lokasi-lokasi lain yang dianggap memiliki sangkutan dengan permainan Gelanggang Permainan Elektronik (Gelper) dan kasino di Kota Batam.
Langkah tegas ini disebut-sebut sebagai jawaban atas banyaknya laporan masyarakat Kota Batam yang sudah sangat resah. Maraknya Gelper di Batam dinilai tidak hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga memicu tindakan kriminal lain dan menimbulkan polemik sosial di tengah masyarakat.
Saat ini, Nagoya Game Zone telah dipasangi garis polisi untuk menindaklanjuti perkembangan pemeriksaan selanjutnya terhadap pihak manajemen usaha Gelper tersebut.
(Riansyah)














