Cen Sui Lan: Jangan Ada Lagi Cerita Anak Natuna Putus Sekolah!

METROBATAM.COM, NATUNA — Di bawah tenda dengan lantai yang masih basah sehabis hujan, Bupati Natuna Cen Sui Lan berdiri berhadapan langsung dengan para orang tua. Pesannya tegas dan menyentuh: keterbatasan ekonomi tidak boleh lagi menjadi alasan anak-anak di ujung perbatasan putus sekolah.

Komitmen itu ia wujudkan melalui program Sekolah Rakyat, program dari Bapak Presiden untuk memperluas akses pendidikan bagi anak kurang mampu. Tahun ini, sebanyak 89 siswa dari seluruh kecamatan di Natuna tercatat mengikuti program tersebut.

“Dan jadilah bagian dari SR untuk maju, berkembang, mempunyai cita-cita yang besar. Jadi tidak ada lagi cerita anak-anak butuh sekolah ya bapak-bapak ibu-ibu,” ujar Cen Sui Lan.

Cen Sui Lan menegaskan, Sekolah Rakyat hadir untuk memangkas habis beban orang tua. Bukan hanya gratis biaya sekolah, seluruh kebutuhan siswa ditanggung.

Bacaan Lainnya

“Semua dipenuhi baju seragam, sepatu dan guru yang luar biasa untuk mendidik mereka,” tegasnya. Mulai dari buku pelajaran bermutu, sarana prasarana yang layak, hingga tenaga pendidik yang kompeten dan pemenuhan gizi anak agar tumbuh maksimal.

“Kondisi ekonomi tidak boleh memadamkan masa depan anak-anak kita,” ujarnya di kesempatan berbeda.

Bupati perempuan pertama di Natuna itu secara khusus mengajak keluarga prasejahtera untuk tidak ragu mendaftar.

“Anak-anak yang tidak mampu desil satu, desil dua silakan mendaftar. Kalau perlu datang ke kantor bupati sampaikan,” ajaknya.

Ia juga memberikan perhatian khusus bagi anak-anak yang telah kehilangan orang tua agar tetap terdata dan mendapat hak pendidikan yang sama.

“Apabila yang sudah tidak ada orang tuanya, didaftarkan juga ya bapak-bapak ibu-ibu.”

Menurutnya, ini adalah strategi besar pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan melalui jalur pendidikan.

“Itu program dari Bapak Presiden bagaimana mengentaskan masyarakat supaya semua bisa mendapat pembelajaran merata,” tutup Cen Sui Lan.

Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mencetak SDM Natuna yang mandiri, berkarakter, dan mampu bersaing tidak hanya di tingkat regional dan nasional, tetapi juga global.

Pos terkait