BUKITTINGGI, METROBATAM.COM — Setelah sempat vakum selama kurang lebih dua tahun, Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas) Kota Bukittinggi kembali diaktifkan. Pengaktifan tersebut ditandai dengan terbentuknya kepengurusan baru yang dalam waktu dekat akan dilantik di Kota Padang.
Ketua Pokdar Kamtibmas Kota Bukittinggi terpilih, Zul Fauzi, mengatakan kepengurusan baru telah terbentuk dan saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi untuk menentukan jadwal pelantikan.
Hal tersebut disampaikannya usai rapat internal Pokdar Kamtibmas Kota Bukittinggi yang digelar pada Sabtu sore, 8 Agustus 2026, di Sekretariat Pokdar Kamtibmas, Kompleks Asrama Polri, Belakang Balok, Kota Bukittinggi.
“Dalam waktu dekat kepengurusan yang baru akan dilantik di Padang. Saat ini kami masih dalam proses pengurusan dan koordinasi untuk menentukan jadwal pelantikan,” ujar Zul Fauzi.
Menurut Zul, kepengurusan baru tersebut pada dasarnya merupakan kelanjutan dari kepengurusan sebelumnya yang telah berakhir masa baktinya pada 2024. Namun, karena belum adanya Surat Keputusan (SK), pedoman dan regulasi organisasi dari tingkat provinsi, aktivitas Pokdar Kamtibmas di Kota Bukittinggi sempat terhenti.
“Sebenarnya ini meneruskan kepengurusan yang lama, karena masa kepengurusan sebelumnya sudah habis pada 2024. Selama kurang lebih satu tahun kita vakum karena SK belum ada. Kebetulan di tingkat Sumatera Barat juga belum berjalan. Setelah kami mendapatkan mandat dari provinsi, barulah mulai disusun kembali kepengurusan,” jelasnya.
Zul berharap, dengan terbentuknya kepengurusan baru, seluruh program Pokdar Kamtibmas dapat kembali berjalan dan semakin memperkuat sinergi dengan jajaran Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polresta Bukittinggi.
“Harapan kita tentu seluruh program Pokdar Kamtibmas bisa berjalan dengan baik melalui sinergi dengan Binmas Polresta Bukittinggi, terutama dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Bukittinggi,” katanya.
Bangun Struktur Hingga Kecamatan dan Kelurahan/Nagari Salah satu agenda yang akan segera dilakukan kepengurusan baru adalah memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan, kelurahan maupun nagari.
“Kita akan membentuk sektor di kecamatan dan subsektor di kelurahan serta nagari. Ini penting karena wilayah hukum Polresta Bukittinggi bukan hanya Kota Bukittinggi, tetapi juga mencakup wilayah Agam Timur,” terang Zul.
Menurutnya, pembentukan struktur hingga tingkat bawah tersebut diharapkan membuat Pokdar Kamtibmas semakin dekat dengan masyarakat. Dengan demikian, berbagai informasi dan pesan terkait keamanan serta ketertiban masyarakat dapat disampaikan secara lebih cepat dan efektif.
Estafet Kepemimpinan
Ketua Pokdar Kamtibmas Kota Bukittinggi periode sebelumnya, Herman Sofian, yang turut hadir dalam rapat internal tersebut mengatakan, pertemuan itu sekaligus menjadi momentum estafet kepengurusan kepada kepemimpinan yang baru.
“Hari ini terjadi estafet kepengurusan Pokdar Kamtibmas Kota Bukittinggi. Pokdar Kamtibmas merupakan mitra kepolisian yang berada di bawah naungan Polresta Bukittinggi,” ujarnya.
Herman mengatakan, dirinya merupakan ketua pertama Pokdar Kamtibmas Kota Bukittinggi. Pada masa kepemimpinannya, berbagai kegiatan telah berhasil dilaksanakan dan Pokdar Kamtibmas Kota Bukittinggi sempat menjadi salah satu organisasi Pokdar Kamtibmas yang aktif di Sumatera Barat.
“Saya Ketua yang pertama. Pada saat itu Pokdar Kamtibmas Kota Bukittinggi termasuk yang paling baik di Sumatera Barat. Berbagai kegiatan sudah berjalan,” ungkapnya.
Namun, proses regenerasi kepengurusan mengalami keterlambatan lantaran acuan, pedoman dan regulasi dari tingkat provinsi belum turun.
“Karena acuan, pedoman dan regulasi dari provinsi belum turun, maka estafet kepengurusan saat ini menjadi agak terlambat,” katanya.
Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak Polda Sumatera Barat, proses pergantian kepemimpinan akhirnya dapat dilanjutkan. Herman kemudian menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Zul Fauzi.
“Masa jabatan kepengurusan adalah empat tahun. Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan yang pada masa saya belum sempat terlaksana dapat dilanjutkan dan dikembangkan oleh Ketua yang baru,” harap Herman.
Perkuat Organisasi Berjenjang
Sekretaris Pokdar Kamtibmas Kota Bukittinggi, Suharnel, mengatakan kepengurusan baru ke depan akan memperkuat struktur organisasi secara berjenjang sehingga keberadaan Pokdar Kamtibmas dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat bawah.
“Kita ke depan akan menjadi pendamping Polresta Bukittinggi. Kita akan membentuk piramida dalam organisasi,” ujarnya.
Suharnel menjelaskan, nantinya akan dibentuk sekitar 10 sektor. Sementara wilayah kelurahan, nagari maupun jorong akan menjadi subsektor sesuai dengan wilayah kerja masing-masing.
Dengan struktur tersebut, koordinasi antara Pokdar Kamtibmas, kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, terarah dan efektif, terutama dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Polresta Bukittinggi Sambut Positif
Dukungan terhadap kembali aktifnya Pokdar Kamtibmas juga disampaikan Kasi Binmas Polresta Bukittinggi, Gusnawar.
Menurutnya, Pokdar Kamtibmas Kota Bukittinggi sebenarnya telah terbentuk sejak 2020. Namun, setelah masa kepengurusan berakhir pada 2024, organisasi tersebut sempat mengalami kevakuman hingga akhirnya kembali diaktifkan pada 2026.
“Pokdar Kamtibmas sebenarnya sudah terbentuk sejak tahun 2020. Kemudian kepengurusannya berakhir pada 2024. Dari 2024 sampai 2026 terjadi kevakuman. Kemudian ada inisiatif dari Ketua yang baru, Pak Zul, bersama Ketua yang lama, bagaimana Pokdar Kamtibmas ini bisa kita aktifkan kembali,” jelas Gusnawar.
Ia menilai keberadaan Pokdar Kamtibmas sangat penting sebagai mitra strategis kepolisian dalam membangun komunikasi dengan masyarakat.
“Dengan terbentuknya kembali kepengurusan ini, kita berharap Pokdar Kamtibmas bisa menjadi mitra strategis bagi Polresta Bukittinggi untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas di tengah masyarakat,” katanya.
Menurut Gusnawar, Pokdar Kamtibmas juga dapat menjadi jembatan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat dalam berbagai persoalan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari.
“Pokdar Kamtibmas diharapkan dapat menjembatani Polresta Bukittinggi dengan masyarakat, sehingga berbagai pesan terkait keamanan dan ketertiban dapat tersampaikan dengan baik,” ujarnya.
Gusnawar menegaskan, Polresta Bukittinggi menyambut positif kembali aktifnya Pokdar Kamtibmas dan siap memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan.
“Semoga ke depan seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik. Kegiatan Pokdar Kamtibmas akan kami dukung seratus persen,” tegasnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Zul Fauzi, serta rencana pembentukan sektor hingga subsektor di tingkat kecamatan dan kelurahan, nagari maupun jorong, Pokdar Kamtibmas Kota Bukittinggi diharapkan kembali menjadi salah satu kekuatan masyarakat dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban.
Kehadiran organisasi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat komunikasi, koordinasi dan sinergi antara masyarakat dengan Polresta Bukittinggi, sehingga berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban dapat diantisipasi secara bersama-sama.
(Basa)














