Atasi Isolasi Kepulauan, Bupati Natuna Cen Sui Lan Desak Tambah Frekuensi Kapal

Metrobatam.com, Natuna – Isu konektivitas menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Natuna. Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menegaskan komitmennya untuk memutus keterisolasian Natuna dengan membuka lebih banyak akses transportasi laut.

Menurutnya, sebagai daerah terdepan di Provinsi Kepulauan Riau, kelancaran pergerakan orang dan barang adalah harga mati untuk menjamin kesejahteraan masyarakat dan stabilitas ekonomi.

“Kita terus berupaya meningkatkan keterhubungan kita dengan luar daerah karena kita jauh dari mana-mana. Kalau tidak, masyarakat susah bergerak dan logistik kita tidak lancar,” ujar Bupati Cen saat ditemui di Selat Lampa, baru-baru ini.

Bupati Cen menilai solusi paling efektif dan terjangkau untuk wilayah kepulauan seperti Natuna adalah transportasi laut. Namun, realitas di lapangan masih jauh dari ideal.

Bacaan Lainnya

Saat ini, kapal-kapal perintis yang melayani rute Natuna – daerah lain maupun antar-pulau di dalam Kabupaten Natuna rata-rata hanya bersandar satu kali dalam dua minggu.

“Kita melihat kapalnya belum cukup dan jadwal kapalnya masih kurang. Ini saja belum dapat menjamin keamanan logistik kita,” tegasnya.

Kondisi ini berdampak langsung pada ketersediaan bahan pokok dan mobilitas warga. Jika kapal terlambat, harga barang bisa melonjak dan aktivitas ekonomi warga terhambat.

Melihat urgensi tersebut, Pemkab Natuna tidak tinggal diam. Cen Sui Lan mengaku terus aktif mengajukan proposal penambahan armada dan frekuensi pelayaran ke pemerintah pusat.

Langkah itu dibarengi dengan koordinasi intensif bersama kementerian dan lembaga terkait agar kebutuhan Natuna mendapat prioritas.

“Kita terus berproposal ke pemerintah pusat sambil terus koordinasi dengan lembaga-lembaga terkait. Mudah-mudahan keinginan kita bersama ini segera dapat diwujudkan,” harapnya.

Ia optimistis, jika konektivitas laut semakin lancar, Natuna tidak hanya akan lebih mudah diakses, tetapi juga mampu bersaing. Mobilitas masyarakat lebih terjamin, distribusi logistik aman, dan pertumbuhan ekonomi di wilayah strategis perbatasan ini akan semakin melaju.

Pos terkait