METROBATAM.COM, KOTAMOBAGU – Momen haru dan bangga menyelimuti Ballroom Hotel Sutan Raja, Senin (12/10/2026). Sebanyak 49 mahasiswa Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika (IKTGM) Kotamobagu resmi menyandang gelar sarjana dan ahli madya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu yang hadir langsung dalam Sidang Senat Terbuka Luar Biasa tersebut tak hanya datang memberi selamat, tapi juga menitipkan pesan penting tentang masa depan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan di kawasan Bolaang Mongondow Raya (BMR).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kotamobagu, Aljufri Ngadu, yang hadir mewakili Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib, menegaskan bahwa wisuda bukanlah garis finish.
“Wisuda pada hakikatnya adalah awal dari langkah baru. Sebagai lulusan perguruan tinggi, kalian diharapkan mampu berkiprah, khususnya di bidang kesehatan,” tegas Aljufri saat membacakan sambutan Wali Kota.
Menurut Pemkot, 49 lulusan yang terdiri dari Program Studi Sarjana Keperawatan, Sarjana Farmasi, dan Diploma Kebidanan ini adalah aset berharga. Pengalaman organisasi dan riset selama kuliah harus menjadi modal untuk terjun langsung melayani masyarakat.
Pemkot juga memberikan apresiasi tinggi kepada Yayasan Pendidikan Bogani dan seluruh civitas akademika IKTGM yang konsisten mencetak tenaga kesehatan berkualitas di Sulawesi Utara.
“Saya menyampaikan apresiasi disertai ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada IKTGM yang selama ini terus mendukung proses pendidikan adik-adik mahasiswa. Selamat kepada seluruh lulusan yang telah resmi diwisuda hari ini,” ucapnya.
Acara wisuda ini turut dihadiri jajaran penting, di antaranya Ketua Yayasan Pendidikan Bogani Henny Kaseger, Ketua LLDIKTI Wilayah Sulutenggo, Rektor dan Senat IKTGM, Anggota DPRD Kotamobagu Dedy Pontoan, hingga perwakilan Puskesmas dan orang tua wisudawan.
Dengan bertambahnya 49 tenaga kesehatan baru ini, Pemkot Kotamobagu berharap kebutuhan SDM kesehatan di wilayah BMR yang masih menjadi pekerjaan rumah, bisa perlahan teratasi.














