METROBATAM.COM, BABAT TOMAN, – Desa Toman, Kecamatan Babat Toman, menjadi wakil Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam Monitoring dan Evaluasi Gelari Pelangi Kampung Mandiri Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Desa Toman, Jumat (2/10/2026), dengan dihadiri Ketua TP PKK Muba Hj Patimah Toha bersama jajaran.
Jumputan Gambo Jadi Andalan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa
Tim monitoring dan evaluasi TP PKK Provinsi Sumsel dipimpin Ketua II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga Dr Gaya Tridinanti MEd, didampingi Anggota Pokja II Pratama Putri SIP MPd. Gelari Pelangi atau Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi menjadi ruang penilaian sekaligus pembinaan terhadap pemberdayaan potensi lokal, kemandirian ekonomi keluarga, serta peningkatan literasi dan keterampilan masyarakat.
Ketua TP PKK Muba Hj Patimah Toha menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim provinsi yang memberikan pembinaan, evaluasi dan motivasi bagi TP PKK Muba serta masyarakat Desa Toman. Menurut dia, Gelari Pelangi bukan sekadar penilaian, tetapi diharapkan mampu melahirkan kegiatan produktif yang benar-benar tumbuh dan memberikan manfaat bagi keluarga.
“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Tim Monev Provinsi Sumatera Selatan yang telah hadir untuk memberikan pembinaan, evaluasi dan motivasi kepada kami. Desa Toman memiliki potensi yang sangat baik melalui kelompok Jumputan Gambo. Kami sangat mengapresiasi semangat para kader dan masyarakat dalam mengembangkan kerajinan ini,” kata Patimah.
Ia mengatakan, Jumputan Gambo tidak hanya menghasilkan produk dengan nilai seni dan keunikan, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan. Kegiatan tersebut sekaligus membuka peluang usaha dan membantu meningkatkan pendapatan keluarga.
Karena itu, ia berharap kelompok Jumputan Gambo terus meningkatkan kualitas, kreativitas, inovasi dan memperluas pemasaran sehingga semakin dikenal sebagai produk unggulan Desa Toman.
“Kami berharap Gelari Pelangi ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Bukan hanya dipersiapkan untuk kegiatan penilaian, tetapi benar-benar menjadi kegiatan yang hidup di tengah masyarakat dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Kepada Tim Monev Provinsi Sumatera Selatan, kami mohon arahan, masukan dan pembinaan agar apa yang telah dilakukan dapat terus disempurnakan dan dikembangkan,” ujarnya.
Ketua II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga TP PKK Provinsi Sumsel Dr Gaya Tridinanti MEd mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses evaluasi untuk melihat pelaksanaan Gelari Pelangi Kampung Mandiri di kabupaten/kota se-Sumsel.
Ia mengapresiasi pemberdayaan yang telah dilakukan TP PKK Muba dari tingkat kabupaten hingga desa melalui berbagai potensi yang dimiliki masyarakat.
“Kami melihat apa yang dilaksanakan di Desa Toman ini merupakan salah satu yang terbaik di Muba. Mudah-mudahan prosesnya berjalan lancar dan memberikan hasil yang terbaik serta bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Camat Babat Toman Darwin SPd menambahkan, pengolahan getah gambir menjadi pewarna alami kain Gambo Muba di Desa Toman menjadi salah satu kekuatan ekonomi kreatif masyarakat. Menurutnya, Gambo Muba telah berkembang dan dikenal hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Ia berharap keberadaan rumah produksi di Desa Toman terus dikembangkan serta mengusulkan adanya kebijakan penggunaan Batik Gambo bagi ASN dan perangkat desa pada hari kerja tertentu untuk turut memperluas pasar produk lokal tersebut.
Sebelumnya, Ketua TP PKK Desa Toman Emilda memaparkan berbagai program pemberdayaan masyarakat, pengembangan kerajinan Gambo, penguatan potensi lokal, pelatihan produksi, pengembangan usaha hingga pemanfaatan pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan keluarga.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Toman Tarmizi SH, jajaran perangkat daerah terkait, TP PKK Muba, para kepala desa se-Kecamatan Babat Toman serta TP PKK Kecamatan Babat Toman dan Desa Toman. (**)














