BATANG HARI, METROBATAM.COM – Penanganan kasus kematian Nasyfah (20), warga Desa Pasar Terusan, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Jambi, hingga kini belum menemukan titik terang.
Perkara yang telah berjalan sejak 2024 tersebut masih menjadi perhatian masyarakat. Hingga memasuki tahun kedua, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara jelas penyebab kematian Nasyfah serta menemukan pihak yang bertanggung jawab berdasarkan alat bukti yang sah.
Kasat Reskrim Polres Batang Hari AKP Mhd Fachri Rizky mengatakan, penyelidikan terhadap kasus tersebut masih terus dilakukan. Hal itu disampaikannya dalam wawancara pada Senin (6/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Menurut Fachri, pihaknya masih berkoordinasi dengan Polsek Tembesi dan Polda Jambi dalam menentukan arah penyelidikan kasus Nasyfah.
“Untuk perkara Nasyfah, kami juga terus berkoordinasi dengan Polsek Tembesi dan Polda Jambi terkait arah penyelidikan kasus Nasyfah,” ungkapnya.
Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Fachri mengakui bahwa perkara kematian Nasyfah kini telah memasuki tahun kedua. Meski demikian, proses penyelidikan belum dihentikan dan aparat kepolisian masih berupaya mengumpulkan informasi serta petunjuk yang dapat membantu mengungkap perkara tersebut.
Ia mengatakan, terdapat sejumlah kendala dalam proses penyelidikan. Namun, pihaknya belum dapat menyampaikan secara rinci mengenai kendala tersebut karena masih berkaitan dengan proses penanganan perkara.
“Ada beberapa kendala dalam proses penyelidikan kasus Nasyfah, namun kami tidak dapat menjelaskannya. Ini akan menjadi koreksi bagi kami, namun kami akan terus berusaha melakukan penyelidikan terhadap kasus Nasyfah ini,” kata Fachri.

Puluhan Saksi Telah Diperiksa
Selain kasus Nasyfah, Kasat Reskrim juga menyampaikan perkembangan penanganan perkara dugaan pembunuhan yang terjadi di wilayah Bungku, Kabupaten Batang Hari.
Dalam perkara tersebut, polisi masih melakukan pemantauan terhadap sejumlah pihak yang berada di lokasi kejadian serta menjalankan penyelidikan secara tertutup.
“Kami masih melakukan pemantauan terhadap pihak yang berada di lokasi dan juga masih melakukan penyelidikan secara tertutup,” jelasnya.
Dalam proses penyelidikan perkara tersebut, polisi juga telah meminta keterangan dari sedikitnya 20 orang saksi.
Sementara untuk kasus Nasyfah, kepolisian belum memberikan keterangan lebih jauh mengenai pihak yang diduga bertanggung jawab. Polisi masih terus mendalami berbagai informasi yang diperoleh selama proses penyelidikan.
Masih Menjadi Sorotan Masyarakat
Kasus kematian Nasyfah terus menjadi perhatian masyarakat Batang Hari. Pasalnya, perkara tersebut telah berjalan cukup lama sejak 2024 hingga 2026, namun belum ada penjelasan secara detail mengenai pihak yang bertanggung jawab atas kematian perempuan berusia 20 tahun tersebut.
Sejumlah masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat mengungkap perkara tersebut secara tuntas berdasarkan alat bukti dan proses hukum yang berlaku.
Di sisi lain, Polres Batang Hari menegaskan penyelidikan masih terus berjalan. Kepolisian juga melakukan koordinasi dengan jajaran terkait untuk memastikan setiap informasi yang berkaitan dengan perkara tersebut dapat ditindaklanjuti.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai identitas pihak yang ditetapkan sebagai pelaku dalam kasus kematian Nasyfah. Proses penyelidikan masih berlangsung.














