Kapolda Kepri: “Kami akan Berantas dan Perangi Habis Para Pelaku ‘Trafficking’

  • Whatsapp
Kapolda Kepri Brigjen Pol Sambudi Gusdian
banner 468x60

Metrobatam.com, Batam – Kapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol Sambudi Gusdian berjanji akan memerangi pelaku dan jaringan perdagangan manusia yang memanfaatkan Kepri sebagai daerah persinggahan.

“Kami akan berantas dan perangi habis para pelaku ‘trafficking’. Ini sudah menjadi komitmen Polri,” kata Kapolda Kepri Brigjen Pol Sambudi Gusdian di Batam, Minggu.

Bacaan Lainnya

Selama ini wilayah Kepri sering dijadikan daerah transit oleh pelaku perdagangan manusia yang akan mengirim korbannya ke sejumlah negara seperti Malaysia dan Singapura.

“Pemberantasan ini menjadi komitmen Polri dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Hanya saja permasalahan yang ada khususnya penyaluran TKI secara ilegal marak, mengingat permintaan begitu tinggi. Hal tersebut membuat kasus banyak terjadi,” kata dia.

Selama ini, kata dia, Polda Kepri sudah sering melakukan sosialisasi pada masyarakat agar tidak mudah terbujuk orang yang berjanji menyalurkan mereka untuk bekerja dengan gaji tinggi tanpa prosedur yang benar.

“Namum kembali lagi pada minat masyarakat untuk menjadi TKI sangat tinggi. Mereka juga ingin jalan pintas tanpa prosedur yang benar,” kata Sam.

Polda Kepri selama ini juga sudah bekerja sama dengan daerah yang banyak penduduknya ingin menjadi TKI seperti NTT, NTB, Madura dan Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat agar tidak sewakin banyak korban oleh jaringan yang sudah ada.

Kepolisian menggerebeka sebuah tempat penampungan di Kecamatan Batam Kota pada Jumat (13/5). Polisi menangkap sepasang pemilik tempat tersebut, danĀ  mengamankan delapan wanita yang hendak dikirim ke Singapura.

Pemilik penampungan tersebut salah satunya adalah warga negara Singapura yang turut diamankan saat penggerebekan dan kini sudah berstatus tersangka.

“Kami masih mengembangkan kasus tersebut karena tidak mungkin warga asing bekerja sendiri. Pasti ada jaringannya, jadi kami terus kembangkan,” kata dia.

Sebelumnya, sejumlah upaya pengiriman TKI ilegal termasuk anak dibawah umur juga sudah banyak ditangani Polda Kepri. (Mb/Antara)

  • Whatsapp

Pos terkait