Store Operation Direktur Matahari Store ,Sani Setiawan tidak menampik hal tersebut menurutnya jika berbicara masalah bisnis tentu memikirkan target.
“Gimana cara kita untuk memenuhi target tersebut cuma kita yang tau,” paparnya ketika Konferensi Pers usai peresmian Matahari Mall Departemen Store, Kamis(26/5) Kemaren .
Hal ini pun menimbulkan ketakutan diantara pengunjung , yang datang untuk berbelanja di Mall terbesar di Kota Tanjungpinang ini.
“Ya, Untuk kondisi halamannya masih sering becek, lebih-lebih saat ini lagi musim hujan. Selain itu dilihat untuk sistem parkirannya masih semerawut, kayaknya pembangunan Mall ini hanya mengejar bisnis aja bang,”Kesal salah satu pengunjung yang tidak ingin disebutkan namanya.
Sementara itu , Sony Seto Manager Matahari Tanjungpinang , pun tidak bisa menjelaskan secara gamlang tentang sistem keamanan yang diberikan pihak Mall untuk para pengujung yang ingin berbelanja.
“Untuk sistim keamanan sudah pasti aman, dikarnakan kami saat sudah berkerja-sama dengan pihak TNI dan Polri,” katanya dengan singkat saat konferensi pers.
Akan tetapi , pihak tidak menjelaskan jumlah security untuk keamanan Mall termegah di Kota Tanjungpinang ini.
Selain itu, Matahari Departemen Store ini juga memakai listrik Perusahaan Listrik Negara(PLN) mencapai 4 Mega Watt(MW).
Ironis jika melihat Kota Tanjungpinang saat ini yang sering matinya akan tetapi dengan gampang PLN menjual daya Kepada Pihak Pengusaha.
“Kita pakai tarif premium berbeda dengan tarif biasa,”Ucap Soni.(Budi Arifin)














