oleh

Nurdin Apresiasi Kegiatan Tentara di Desa Belongkeng

-BATAM-53 views

Metrobatam.com, Batam – Plt Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengapresiasi kegiatan TNI dalam program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-96 di Desa Belongkeng, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Selasa (3/5) pagi.

Selain Gubernur Kepri, kegiatan pembukaan TMMD ke-96 itu juga turut hadiri Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Danrem 033 Wira Pratama, Brigjen TNI, Madsuni, Wali Kota Batam, HM Rudi, SE, MM, Komandan Lanal Batam, Kolonel Laut (P) R. Eko Suyatno, para Komandan Kodim se-Kepri, pasukan TNI-Polri, FKPPI, PPM, dan tokoh masyarakat yang ada di kecamatan Galang.

Dalam sambutannya, Nurdin Basirun mengatakan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung penuh atas terlaksananya program TMMD tersebut. Sehingga, dengan adanya program TMMD diharapkan akan bisa mempercepat pembangunan daerah nasional.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mendukung atas terlaksananya program TMMD ini. Mudah-mudahan, dengan adanya TMMD ini dapat mempercepat pembangunan nasional. Mulai dari tingkat desa, daerah, hingga ke tingkat Kota,” tegas Nurdin Basirun, Selasa (3/5) pagi, usai pembukaan TMMD ke-96, di Desa Belongkeng.

Lebih lanjut Plt Gubernur Kepri ini juga memberikan penghargaan serta apresiasi yang setinggi tingginya pada Pangdam I BB, dan jajaran TNI yang telah ikut membantu menyukseskan pembangunan daerah melalui program TMMD ini.

“Saya sangat berterimakasih, mengapresiasi, dan do’a dari kami, agar kegiatan TMMD ke-96 di Desa Belongkeng ini bisa berjalan lancar, dan sukses sebagaimana yang kita harapkan besama,” ungkap Nurdin.

Begitu juga halnya, agenda Pemko Batam dengan Kodim Batam yang berencana untuk pembuatan lahan persawahan, ataupun perkebunan di daerah Batam ini.

“Saya sangat setuju. Kalau bisa, pemerintah daerah Batam ini juga ada mempunyai areal pertanian bukan padi. Tapi, berupa tanaman palawija lainnya seperti sayur-sayuran. Sebab kalau semua daerah di Kepri ini menghasilkan padi semua, nanti malah berlebihan hasil produksi. Jadi, kalau melihat pada kontur tanah di Batam ini, cukup sebagai pemasok kebutuhan sayuran, dan buah-buahan saja,” sebut Nurdin.

Sementara itu, Komandan Korem 033/WP Kepri, Brigjen TNI Madsuni, dalam kesempatan itu juga mengatakan, tahun ini Batam belum masuk dalam program cetak sawah TNI AD, melalui Direktorat Zeni.

“Batam belum ada agenda. Kalau cetak sawah di daerah Lingga, saat ini kami sedang meninjau lokasi. Pemkab sudah ada menyiapkan 500 hektare lahan untuk dibuatkan areal persawahan. Tapi, tahap pertama yang sudah disiapkan itu seluas 350 hektare,” kata Brigjen Madsuni.

Selain di Lingga, terang Madsuni, TNI AD juga akan membuat sawah di Kabupaten Natuna. Dari rencana 150 hektare sawah, realisasinya sudah mencapai 112 hektare.

“Untuk pembuatan sawah di Natuna sudah terealisasi. Dari rencana seluas 150 hektare sawah, saat ini realisasinya sudah mencapai 112 hektare. Artinya, tinggal sedikit lagi saja,” tukas Danrem.

Hal senada disampaikan oleh Walikota Batam, HM Rudi, SE, MM yang mengatakan, dalam waktu dekat Pemerintah Kota Batam juga sedang mempersiapkan lahan untuk dijadikan perkebunan sayur-sayuran.

“Pemko Batam, juga sedang mempersiapkan lahan untuk perkebunan yang berada diluar Pulau Batam ini. Peruntukanya, piur untuk dijadikan sebagai lahan perkebunan sayur sayuran,” kata Rudi. (iwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed