oleh

Puting Beliung Rusak 18 Rumah Warga di Pulau Buluh

Metrobatam.com, ┬áPulau Buluh – Hujan deras disertai angin puting beliung menghantam 18 rumah di Pulau Buluh, RT 03/RW01, Kecamatan Bulang. Dari 18 rumah yang porak poranda, empat rumah mengalami rusak berat dan 14 rumah mengalami rusak ringan. Parahnya lagi keempat rumah warga yang rusak berat tidak bisa ditempati.

Salah seorang saksi mata, Laili (37) mengatakan, sewaktu hujan deras turun bersama angin kencang menimbulkan angin puting beliung yang melintasi Pulau Buluh. Ia melihat atap Pos TNI Angkatan Laut (AL) Pulau Buluh diterbangkan angin sehingga menghantam rumah tetangganya Ijal. Sewaktu kejadian, ia berusaha menyelamatkan anak-anak Ijal yang berada di dalam rumah. Kerusakan Pos AL yang dibaru bangun itu diperkirakan mencapai Rp50 juta.

“Hujan deras disertai angin kencang dan petir, tiba-tiba angin taung lewat sehingga menerbangkan atap Pos AL,” kata penjaga Pos AL, Laili di temui di atas reruntuhan bangunan, Jumat (6/5/2016).

Hal serupa juga disampaikan anak pasangan suami istri Ramli (53) dan Aysah (50), Lisa mengaku kaget sewaktu angin puting beliung menghantam rumah orangtuanya. Beruntung ia langsung cepat masuk dapur rumah untuk menghindari dari angin, kalau tidak Lisa bisa saja diterbangkam angin bersama atap rumahnya.

Dengan kejadian ini, selain rumah yang rusak, barang-barang elektronik dan perabotan rusak berat yakni tiga televisi, dua kulkas, kerugian diperkirakan mencapai Rp30 juta.

“Saya kemarin langsung menghindar, kalau tidak ikut juga terbang seperti atap rumah yang jatuh sekitar 100 meter di depan masjid. Trauma lihat angin itu,” ujar Lisa.

Warga yang menjadi korban angin puting beliung hanya bisa berharap kepada Pemerintah Kota Batam agar dapat membantunya. Ketua RT03/RW01, Zulhaimi menyampaikan, total rumah warga yang mengalami kerusakan sebanyak 18 rumah. Ia mengatakan, selama ini Pulau Buluh telah menjadi langganan angin puting beliung.

“Sudah langganan karena tempat lalu lalang puting beliung,” katanya.

Zulhaimi menuturkan, seluruh kerugian warga diperkirakan mencapai ratusan juta. Untuk itu warga tentu kesulitan dalam memperbaiki rumahnya, sehingga membutuhkan bantuan pemerintah. Ia berharap warga segera dapat bantuan segera datang dari pemerintah.

“Kalau bisa segera lah datang, kasihan empat kepala keluarga tidak bisa ditempati lagi,” kata Zulhaimi.(Mb/okezone)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed