214 Pejabat Pemko Batam Ikuti Tes Kejiwaan, Ini Alasannya

Metrobatam.com, Batam – Sebanyak 214 orang pejabat eselon II dan III Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau mengikuti uji kecerdasan dan kejiwaan sebagai syarat penetapan posisi dalam pemerintah.

“Total ada 214 pejabat eselon II dan III yang ikut psikotes kali ini. Terdiri dari 123 pejabat eselon III B, 58 eselon III A, dan 33 eselon II B,” kata Kepala Bagian Humas Setdako Batam, Ardiwinata di Batam, Senin.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan tes dibagi menjadi empat bagian, pertama untuk pejabat eselon III B dari SKPD Dinas, ke dua untuk pejabat eselon II B, ke tiga untuk pejabat eselon III A dan ke empat untuk pejabat eselon III B SKPD non Dinas.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan tes untuk mengetahui daya tangkap, intelijensia, dan kepemimpinan tiap pejabat.

“Tak cukup pintar saja kalau tak bisa memimpin kacau balau juga. Daya tangkap, kemampuannya mengambil solusi dalam menghadapi permasalahan, gabung semuanya,” kata Rudi.

Hasil tes akan menjadi bahan pertimbangan saat penyusunan kabinetnya bersama Wakil Wali Kota Amsakar Achmad.

Namun, ia menegaskan hasil tes bukan satu-satunya penentu, karena hak prerogatif tetap di tangan Walikota.

“Saya mau ke depan seluruh barisan yang ingin saya pimpin ini adalah orang dengan kriteria terbaik. Baik dari sisi intelektual maupun kemampuan memimpin,” ujarnya.

Selain pejabat eselon, Pemkot Batam juga mengadakan ujian serupa untuk kepala sekolah, demi mendapatkan sosok terbaik untuk memimpin sekolah.

Wali Kota bercerita, hasil uji untuk kepala sekolah menunjukkan, banyak yang cerdas.

“Bahkan kemarin (IQ) ada yang sampai 130. Di atas rata-rata 110 banyak. Pegawai Pemko ini pintar-pintar. Tapi mungkin ada yang belum mendapat kesempatan,” kata Rudi.

Mb/Antara

Pos terkait