APHA Tolak PT KJJ dan Desak DPRD Anambas Bentuk Pansus

Metrobatam.com, Anambas – Desakan terhadap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulaun Anambas (KKA)  membentuk Panitia Khusus (pansus) terkait PT Kartika Jemaja Jaya (KJJ), terus mengalir.  Salah satu yang mendesak Pansus KJJ segera dibentuk adalah Aliansi Penyelamat Hutan Anambas (APHA).

Koordinator APHA Arpandi mengatakan, pihaknya sepakat menolak PT KJJ beroperasi di Jemaja. APHA, kata dia, tetap fokus melakukan penyelamatan hutan di KKA.

Bacaan Lainnya

“Ada 9 item peryataan sikap APHA, salah satunya  menolak dengan tegas beroperasinya PT KJJ, serta mendesak DPRD untuk membentuk Pansus terkait PT KJJ,” kata Arpandi, Rabu (15/6).

Arpandi mengaku sudah mengumpulkan 3.000 cap jempol warga yang menolak hadirnya PT KJJ. “Masih banyak masyarakat yang menolak daripada yang mendukung PT KJJ,” tegasnya.

Terpisah, Muslim dari Pemuda Muhamadyah mendesak agar DPRD jangan membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut. Harus ada sikap tegas terkait pro kontra kehadiran PT KJJ. “Kemungkinan konflik horizontal itu bisa saja terjadi, ini dapat dilihat ada yang pro dan kontra,” ucapnya.

DPRD Ikuti KKP

Ketua DPRD KKA Imran menyatakan sikap DPRD sejalan dengan surat Kementerian Kelautan dan Perikanan, yang isinya meminta penghentian sementara PT KJJ. “Sikap kita jelas mengacu kepada surat Kementerian KP kepada Kementerian Kehutanan,” ungkapnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengungkapkan, pihaknya segera melakukan rapat tertutup membentuk Pansus terkait PT KJJ. “Hasil pansus nanti akan kita rekomendasikan ke pemerintah daerah maupun pusat,” ujarnya.

Terpisah, Wakil ketua II DPRD KKA Amat Yani mengatakan bahwa pihaknya juga sudah melakukan pengecekan ke Kementerian Kehutanan terkait izin-izin PT KJJ. “Bahkan sebelum DPRD melakukan pengecekan pihak pemerintah juga telah datang ke kementerian untuk melaksanakan pengecekan,” katanya.

(Mb/Haluankepri)

Pos terkait