Di Batuaji, Ruko Banyak yang Dijadikan Tempat Mesum

Metrobatam.com, Batam – Rumah toko (ruko) dan kios di kawasan Batuaji dan Sagulung diduga banyak yang disalahgunakan dan disulap menjadi tempat prostitusi. Diskotik yang dilengkapi hotel melati juga digunakan lelaki hidung belang untuk melampiaskan nafsu birahinya, kini menjamur.

Seperti yang terlihat di pasar SP, Ruko Putri Hijau, Ruko Batavia, pasar Melayu , simpang Bese cemp, samping Pom bensin , Ruko Pasar sagulung, Marina , ruko daerah Tanjung Uncang, Daerah Bintang Industri dan juga Sintai.
Di lokasi ini banyak berdiri tempat hiburan malam lengkap dengan wanita pemuas nafsu atau pekerja seks komersil (PSK). Adapun tarifnya beragam sesuai paras dan usia masing-masing PSK.

Bacaan Lainnya

Namun ironisnya, lokasi tersebut bersebelahan dengan pemukiman warga, namun warga tak berdaya karena kegiatan tersebut diduga dibekingi oknum aparat keamanan dan aparat pemerintahan. Sebab mereka diduga berperan dalam mengeluarkan izin domisili.

Seluruh tempat hiburan malam didaerah tersebut diduga tidak memiliki izin dari Pemko Batam, serta lokasi juga merupakan tempat subur peredaran narkoba disamping wanita penghibur.

Para wanita penghibur itu diduga dipasok dari luar Batam. Bahkan juga mantan PSK Dolly. Sedangkan PSK Asing diperuntukan bagi pekerja asing yang bekerja di shipyard maupun kapal asing yang sedang naik dok.
Seluruh wanita penghibur asal Thiongkok atau lainnya diduga dipasok oleh pemain lama yang ada dibilangan Nagoya dengan sistem call Centre.

“Kalau PSK asing bagi bos-bos berkantong tebal mas, kalau pekerja galangan biasanya asal lokal tarif murah,” kata RM sumber pemasok PSK lokal, Sabtu (4/6).

Menurut dia, seluruh para wanita penghibur sudah terkonsep dan terkoordinir dengan baik terhadap seluruh yang berkepentingan dan jangan heran kalau oknum aparat maupun oknum Pemko hanya diam sambil menerima upeti.
“Sudah dikondisikan semua oleh bos mafia , termasuk bandar narkoba,” ujarnya.

Atr pengemudi taxi , sering menerima orderan mengantar PSK asing ke Tanjung Uncang untuk pekerja asing asal Filipina mengatakan, orderan ini khusus bagi sopir yang dipercaya dan tarifnya sekali antar lumayan bisa bayar angsuran mobilnya.

“Kita ambil dari salah satu pemasok si Nagoya Pub MRN atau jemput di rusun ,” ujarnya.

Kata dia, daerah Batu Aji, Sagulung sampai lokasi Shipyard,tidak sulit lagi untuk mencari wanita lokal maupun asing, hanya tinggal hubungi mucikari .

“Perkembangan disana pesat mas, namun jarang diungkap. Apa karena banyak kepentingannya mas,” pungkasnya.(mb/haluankepri)

Pos terkait