Jelang Lebaran akan Terjadi Penumpukan Penumpang Ferry di Terempa

Dok: Tanjungpinangpost

Metrobatam.com, Anambas – Menjelang hari raya Idul Fitri bakal terjadi penumpukan penumpang ferry baik di Kota Tarempa maupun di Kota Tanjung Pinang. Hal ini  kerusakan mesin pada ferry yang melayani rute Tanjung Pinang-Letung-Tarempa yang mengakibatkan  jadwal feri cepat menjadi berubah.

Seperti diketahui  berdasarkan jadwal yang ditentukan oleh pihak Ferry, kapal akan tiba pada hari ini Rabu (29/6) dari pelabuhan Tanjungpinang, namun hal tersebut tidak dapat dilaksanakan. Padahal tak dapat dipungkiri tiket sudah ludes terjual.

Bacaan Lainnya

Apalagi tak dapat dipungkiri harapan masyarakat satu-satunya hanya kepada Fery cepat sedangkan kapal Palayaran Nasional (Pelni) yakni kapal Bukit Raya yang biasanya membantu melayani masyarakat Anambas untuk mudik kini  berubah jadwal. Kapal tersebut mengangkut penumpang dari Kota Pontianak langsung menuju ke Surabaya dan tidak singgah di pelabuhan Tarempa.

“Pusing kepala seperti ini, tiket belum beli, jadwal berubah pula, tetunya akan terjadi penumpukan penumpang,” kata Rony,  salah seorang penumpang,  Rabu (29/6).

Rony mengaku dengan kemungkinan feri yang akan berangkat dari Kota Tarempa pada Jumat (1/7) mengingat dari informasi feri dari pinang berangkat ke Tarempa,  Kamis (30/6) maka akan kesulitan untuk membeli tiket.

“Penumpang pasti ramai dan menumpuk tentu akan sulit mendapatkan tiket,” keluhnya.

Yang membuat parah adalah  lanjut Rony adalah ketersediaan tiket ini, untuk itu dirinya berencana akan mulai antri tiket pada pukul 3.00 WIB pagi agar dapat kebagian. Pemerintah sendiri tidak tinggal diam dan terus berupayah untuk mengantispasi hal  tersebut, dan akan berupaya untuk mencari solusi penyelesaiannya.

“Saya sudah dapat informasi itu, dan kita akan mencari solusi agar masyarakat tidak kesulitan dalam hal transportasi apalagi ini menjelang lebaran,” jelasnya.

Pihaknya kata Wan akan berupaya semaksimal mungkin agar masyarakat dapat mudik baik yang masuk maupun keluar Anambas bisa lancar.

“Pemerintah daerah tetap akan berupaya agar pemudik dapat diangkut. Masyarakat diharapkan dapat lebih bersabar dan jangan panik,” pungkasnya.

(Mb/Haluankepri)

Pos terkait