Pemko Batam Rancang 2 Jalan Alternatif dan 2 Jalan Alteri

ardiwinata

Metrobatam.com, Batam – Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau merencanakan pembangunan jalan lingkar luar dan jalan alternatif sebagai upaya mengurai kemacetan yang mulai terjadi di kota itu.

“Jalan alternatif dirancang agar warga memiliki pilihan selain jalan utama, agar kendaraan tidak menumpuk di satu jalan saja,” kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Batam Ardiwinata di Batam, Selasa.

Bacaan Lainnya

Infrastruktur Batam dibangun dengan jalan-jalan utama yang panjang dan nyaris tidak memiliki jalan alternatif sehingga bila terjadi kendala di jalan utama, maka kendaraan akan menumpuk.

Misalnya saja di Jalan Gajahmada Tiban, setiap kali ada truk besar yang jalan melambat, antrean kendaraan memanjang hingga ujung jalan berikutnya.

“Itu baru kalau ada truk trailer yang jalan lambat, kalau ada truk yang mogok, atau ada kecelakaan, bisa lebih macet lagi,” kata Ardi.

Pemerintah tengah merancang jalan alternatif yang menghubungkan Tiban dengan Batam Center dan Tiban dengan Batuaji.

Selain itu, pemerintah juga merencakan membangun pembanguan jalan lingkar luar untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalan utama.

“Jalan lingkar luar harus dibangun karena saat ini, kondisi jalan alteri yang menghubungkan antara dua kawasan tidak memiliki pilihan lain, contoh saja dari Batam Center ke Nongsa atau ke Bandara, kemudian Batam Center menuju Bengkong,” kata dia.

Sementara untuk tahun 2016, Pemkot masih konsentrasi pada pembenahan infrastruktur di kawasan bisnis dan perdagangan, Jodoh hingga Nagoya.

Bila itu selesai, maka Pemkot akan meningkatkan infrastruktur di daerah lain.

“Tahun ini dilakukan peningkatan jalan di Jalan Teuku Umar Nagoya dan Jalan Raya Fisabilillah dari persimpangan BNI menuju Bundaran Tuah Madani dan ini sudah mulai dikerjakan,” kata dia. (MB/Antara)

Pos terkait