1.800 Polisi Amankan Lebaran 2016 di Kota Batam

Foto: Antara

Metrobatam.com, Batam – Sebanyak 1.800 personel kepolisian dilibatkan dalam pengamanan dan pelayanan kegiatan arus mudik dan balik Lebaran 2016 di Kota Batam pada 30 Juni hingga 15 Juli 2016.

“Secara total di Kepri personel yang terlibat dalam pengamanan Lebaran sebanyak 3.000 orang. Khusus di Batam jumlahnya mencapai 1.800 personel,” kata Kapolda Kepri Brigjen Sam Budigusdian, usai gelar pasukan di Lapangan Engku Putri Batam, Kamis sore.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, selain dari kepolisian personel pengamanan juga melibatkan sejumlah instansi, seperti TNI, Basarnas, Jasa Raharja, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Sinkom, Satpol PP, dan Ditpam BP Batam.

“Personel tersebut akan menempati pos-pos pelayanan dan pengamanan yang sudah dibentuk baik di bandara, pelabuhan, pusat perbelanjaan dan lokasi wisata,” kata dia.

Personel yang ditempatkan di Batam itu, kata dia, juga disesuaikan dengan peningkatan aktivitas masyarakat baik yang mudik, berbelanja, maupun beribadah mengingat sebagian besar penduduk Kepri memang berada di Batam.

“Batam merupakan kota besar dengan penduduk yang juga besar, sehingga pos pengamanan dan pelayanan juga lebih banyak dibandingkan daerah lain. Semua sudah disesuaikan dengan kondisi yang ada,” kata Sam.

Kapolda mengingatkan seluruh anggotanya yang bertugas untuk menghilangkan arogansi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sehingga suasana aman dan kondusif tetap terjaga.

“Terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan kegiatan perayaan Idulfitri 1437 baik pada saat beribadah puasa, Salat Tarawih, Salat Ied, berwisata maupun berbagai aktivitas lainnya merupakan tujuan utama operasi ini,” katanya lagi.

Menurutnya, tujuan lain adalah terwujud keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas bagi masyarakat yang bepergian, dengan menggunakan beragam moda transportasi.

Selain itu, terjamin keamanan dan kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok dan BBM, sehingga tidak menimbulkan keresahan dan kekhawatiran masyarakat terhadap harga maupun ketersediaannya.

“Diharapkan seluruh instansi yang terlibat dapat membangun kesiapsiagaan sistem tanggap darurat, melalui koordinasi sinergitas lintas sektoral dan segenap komponen masyarakat dalam menghadapi situasi darurat yang bisa datang secara tiba-tiba,” kata dia.

Gelar pasukan itu dihadiri pula pejabat utama Polda Kepri, petinggi unsur TNI AL, AD, AU di Kota Batam dan Kepri.

(Mb/Antara)

Pos terkait