Suhardi Alius Jabat Kepala BNPT, Ini Kelebihannya Menurut Tito

Metrobatam.com, Jakarta – Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Suhardi Alius sudah resmi menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) setelah dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara pagi ini, Rabu (20/7). Suhardi Alius menggantikan Tito karnavian  yang saat ini didapuk sebagai Kepala Kepolisian RI.

Sebelumnya karir Suhardi Alius, Jenderal bintang tiga ini  sempat memudar karena dituding sebagai jenderal pengkhianat oleh oleh rekan-rekan satu korpsnya di Mabes Polri. Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Budi Waseso, yang saat ini menjabat Kepala BNN. Kedekatannya dengan Ketua KPK saat menjabat Kabareskim diisukan sebagai penyebab Budi Gunawan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus rekening gendut di tubuh Polri.

Bacaan Lainnya

Paska pergantian Kapolri dari Badrodin Haiti ke Tito Karnavian, nama Suhardi Alius kembali bersinar karena diusulkan Jenderal Tito kepada Presiden. Menurut Jenderal Tito, Suhardi Alius memiliki kecerdasan di atas rata-rata sehingga layak memimpin BNPT.

“Jadi saya pikir beliau memiliki kecerdasan intelektual di atas rata-rata, beliau memiliki pemahaman tentang terorisme,” ungkap Jenderal Tito usai menghadiri acara Pelantikan Kepala BNPT dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Istana Negara, Rabu (20/7).

Selain itu, Suhardi Alius kerap mendapat ranking di setiap pendidikan jenjang formal Polri. Seperti pada 2011, Suhardi Alius meraih ranking dua saat mengikuti Sekolah Perwira Tinggi di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).

“Di setiap pendidikan mulai dari Akpol termasuk korspri (Koordinator Staf Pribadi) kemudian di PTIK sespati (Sekolah Perwira Tinggi) di Lemhanas juga sama saya topik kita adalah menangani terorisme tahun itu 2011 dan beliau dari 80 peserta beliau nomor dua. artinya beliau memenuhi tentang terorisme,” papar Mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Suhardi Alius, juga kerap memfasilitasi kegiatan-kegiatan penanganan terorisme dan pernah menjabat sebagai Kabareskrim.

“Beliau juga bersentuhan langsung dengan kasus-kasus terorisme berkoordinasi dengan Kadensus. Dulu pernah Densus di bawah bareskrim juga,” sambung dia.

Suhardi Alius memiliki jaringan yang bagus baik di dalam negeri maupun luar negeri. Dengan demikian, Jenderal Tito yakin mantan Kapolda Jabar itu bisa memberatas terorisme di tanah air.

“Beliau juga memiliki jaringan yang cukup bagus, jaringan di ormas-ormas Islam, jaringan-jaringan di TNI beliau sangat bagus, di dalam Polri juga cukup baik dan kemudian jaringan eksternal termasuk luar negeri juga beliau cukup bagus. Saya kira itu jadi modal beliau,” tuntas dia. (

Pos terkait