Gigih, Terduga Teroris Batam Suka Bermalam Sendirian Dihutan

Metrobatam.com, Batam – Gigih Rahmad Dewa (GD) terduga teroris yang ditangkap di Perumahan Taman Mediterania memiliki hoby dan kebiasaan yang tidak dimiliki oleh orang kebanyakan. Diakhir minggu, dia sering melakukan camping sendirian ditengah hutan.

Banyak hutan yang telah dijelajahinya untuk sekedar bermalam dan menikmati kesendirian ditengah hutan. Mulai dari hutan disekitar Batam maupun di sekitar Pulau Rempang dan Galang.

Bacaan Lainnya

Menurut pengakuan seorang rekan kerja Gigih yang minta namanya dirahasiakan, kebiasaan Gigih Camping ditengah hutan sendirian tersebut rajin dilakukannya ketika dia masih lajang. “Ketika ditanya kenapa dia suka camping sendirian, dia bilang untuk menikmati alam dan mencari inspirasi,”ujar rekan kerja Gigih yang pernah sama-sama bekerja disalah satu media cetak di Batam.

Tidak hanya itu, kebiasaan unik Gigih lainnya yaitu selalu menggunakan alat transportasi sepeda. Dia selalu menggunakan sepeda kemanapun pergi, termasuk pergi camping menelusuri hutan-hutan.

“Sebenarnya tidak ada yang aneh dengan kebiasaan Gigih tersebut, cuma unik saja. Tapi secara umum dia orangnya baik, ramah dan tidak banyak bicara,”tutupnya.

Seperti diberitakan, Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap Gigih Rahmat Dewa (GRD), pimpinan Katibah Rahmat Dewa (KTD) di Batam, Kepulauan Riau. Pemuda 31 tahun itu ditangkap di Jalan Daeng Kamboja, Batam Centre ketika hendak menuju tempat kerjanya.

Enam terduga teroris yang ditangkap berusia antara 19 tahun hingga 46 tahun. Mereka ditangkap di berbagai lokasi di seluruh Batam. Sebuah senjata ditemukan di salah satu lokasi penangkapan.

Keenam terduga teroris itu disebut bagian dari kelompok Katibah GR yang dipimpin Gigih Rahmat Dewa, 31. Lima anak buah Gigih adalah Trio Syafrido, 46 (seorang karyawan bank), Eka Saputra, 35 (pekerja pabrik), Tarmidzi, 21; Hadi Gusti Yanda, 20; dan M Tegar Sucianto, 19. Kelompok ini diduga menyembunyikan dua pria Uighur. (edj)

Pos terkait