Penggerebekan Narkoba, Mobil Ditabrakan Ke Truk, Anggota Polisi dan Pelaku Tewas

Jenazah Bripka Rahmat Ade tiba di RS Bhayangkara Polda Sumbar (arief pratama)

Metrobatam.com, Padang – Anggota Direktorat Narkoba Polda Sumbar, Bripka Rahmat Ade dan seorang mantan anggota TNI, Heru Rudianto tewas dalam operasi penangkapan narkoba di Ampalu, Lubuk Begalung, Padang, Selasa (9/8).

Rahmat meninggal akibat luka parah, setelah mobil yang ditumpanginya ditabrakan ke truk oleh Heru. Heru kemudian juga tewas ditembak polisi sekitar pukul 11.25 WIB.

Bacaan Lainnya

Kapolda Sumbar Brigjen Basarudin di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar mengatakan, insiden itu berawal saat anggotanya mengincar tersangka Heru dan seorang rekannya yang kabur karena ditengarai mengedarkan narkoba jenis sabu.

Bripka Rahmat kemudian menyamar sebagai pembeli. Awalnya pelaku tak curiga. Rahmat dan kedua pelaku itu kemudian naik ke mobil Suzuki Carry yang dikemudikan Heru.

Diduga pelaku curiga melihat senjata Rahmat, sehingga terjadi pertengkaran di dalam mobil itu. Alhasil minibus itu kemudian ditabrakan Heru ke truk tronton yang tengah parkir.

Akibat luka yang cukup parah di bagian kepala, Rahmat meninggal di lokasi kejadian. Sementara rekannya yang lain yang sudah mengikuti mobil itu mengejar dua pelaku yang kabur.

Tembakan peringatan tak diindahkan, sehingga terpaksa dilumpuhkan. Heru tewas di rumah sakit akibat luka tembakan. Sementara rekannya kabu.

(Mb/Hariansinggalang)

Pos terkait