Sayap Sriwijaya Air Terbentur, Ini Kronologisnya

Metrobatam, Medan – Akibat insiden tangga manual yang digunakan untuk menurunkan penumpang membentur bagian sayap belakang, sebanyak 160 calon penumpang pesawat Sriwijaya penerbangan dari Bandara Kualanamu ke Bandara Soekarno Hatta, Jakarta terpaska diinapkan di hotel.

Manajer humas Bandara Kualanamu Wisnu Budi Setianto menerangkan akibat insiden tersebut penerbangan pesawat Sriwijaya Air dengan nomor SJ 016 tipe B737-500 dengan regristrasi PK CMO ke Jakarta terpaksa ditunda.

Dia menerangkan sayap belakang pesawat Sriwijaya Air berbenturan dengan tangga manual penumpang saat akan menurunkan penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta di Bandara Kualanamu.

Akibat insiden itu, penerbangan dari bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumutera Utara menuju Soekarno-Hatta ditunda. Insiden tersebut bermula saat penumpang akan turun dari pesawat. Setelah tangga manual diletakkan di pintu belakang pesawat, mobil BTT (Baggage Towing Tractor) bergerak meninggalkan tangga manual.

Bacaan Lainnya

Namun karena tuas yang menyambungkan tangga manual ke mobil BTT belum dilepas sehingga saat mobil BTT bergerak tangga manual terseret hingga membentur sayap belakang pesawat.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Para penumpang dari Jakarta akhirnya turun dari pintu depan pesawat. Namun, 160 calon penumpang dari bandara Kualanamu ke Soekarno – Hatta dengan pesawat yang sama harus diinapkan di hotel karena insiden itu.

“Seharusnya pesawat Sriwijaya Air tersebut terbang ke Jakarta malam itu juga, namun akibat insiden tersebut jadwal penerbangan dibatalkan,” ujar Wisnu, Minggu (7/8).

Sementara para penumpang yang gagal terbang pada malam itu diberikan fasilitas penginapan di beberapa hotel di Medan, Sumatera Utara.

“Penumpang yang berjumlah 160 orang oleh pihak Sriwijaya Air diinapkan dihotel Polonia, Hotel Miyana dan hotel Danau Toba,” jelas Wisnu.(mb/okezone)

Pos terkait