oleh

‘Gudang’ Narkoba Gatot Brajamusti, Kini Sunyi Senyap

Metrobatam, Jakarta – Dulu kediaman Gatot Brajamusti di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, ramai dikunjungi orang hingga larut malam. Tetapi, rumah yang dijadikan ‘gudang’ menyimpan narkoba guru spiritual penyanyi Reza Artamevia itu kini sepi.

Dari pantuan hari Rabu (14/9), rumah Gatot Brajamusti yang beralamat di Jalan Niaga Hijau X No 6 RT 07/017 Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jaksel, sekarang masih tertutup.

Kediaman Gatot Brajamusti ini pernah digeledah polisi pada Jumat 2 September. Polisi menemukan sejumlah barang bukti mulai dari senjata api, narkoba dan ratusan butir peluru hingga harimau dan elang Jawa yang telah diawetkan. Tidak tampak aktivitas di rumah itu.

Ada sepeda yang terparkir halaman yang dihiasi aneka tanaman hias dan rumput hijau itu. Sebuah mobil Audi SUV bernomor polisi B 18 JBM warna silver dan sepeda terparkir di garasi rumah.

Hanya ada seorang penjaga bernama Bayu yang sehari-hari membersihkan dan menjaga rumah. Bayu, yang masih terlihat seperti remaja mengatakan ia hanya penjaga rumah. Ia enggan memberikan keterangan terkait apa-apa yang dilakukan majikannya yang ditangkap polisi karena diduga terkait kasus narkoba itu.

“Jangan tanya saya mas, saya masih baru di sini,” ujar Bayu.

Kondisi ini berbeda jauh sebelum Gatot Brajamusti dicokok polisi di Lombok pada 28 Agustus malam. Berdasarkan cerita tetangga, aktivitas Aa Gatot Brajamusti sering meresahkan warga setempat.

“Ini yang menarik. Saya 18 tahun jadi Ketua RW di sini dan enggak pernah menegur warga atau bahkan sampai keluarkan SP, surat peringatan. Orang ini sudah saya berikan SP 2 kali,” ujar Louis kepada wartawan di lokasi, Kamis (1/9).

Louis mengatakan, sejumlah warga mengeluhkan aktivitas Gatot yang dianggap sering meresahkan warga sekitar. “Pertama meresahkan masyarakat di sini, mengganggu kehidupan masyarakat di sini. Kan banyak orang terus, setiap malam, kegiatannya sampai pagi,” sambung Louis.

“Orang keluar masuk parkir sembarangan, namanya juga selebriti. Warga komplain ke RT dan RT laporan ke saya, saya berkewajiban menegur,” tambahnya.

Menurut Louis, rumah Gatot sering didatangi tamu terutama pada malam hari. Namun saat ditanya siapa saja yang pernah datang ke rumah Gatot, Louis enggan membeberkannya. (mb/detik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed