Sidang Korupsi Alkes RSUD Embung Fatimah Batam, Hakim Usir Saksi, Ini Alasannya

Sidang lanjutan kasus kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam dugaan pengadaan alat kesehatan (Alkes) RSUD Embung Fatimah Batam dengan terdakwa Drg Fadila Ratna Dumilla Marangan,M.kes di Pengadilan Negeri Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Sidang lanjutan kasus kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dalam dugaan pengadaan alat kesehatan (Alkes) RSUD Embung Fatimah Batam dengan terdakwa Drg Fadila Ratna Dumilla Marangan, M.Kes, diwarnai insiden pengusiran saksi oleh ketua majelis hakim.

Pasalnya, dalam sidang Nomor 14/Pid.sus.TPK/2016/PN/Tpg yang mengagendakan pengambilan keterangan dari para saksi ini, salah satu yang dihadirkan Anis Simatupang yang menjabat sebagai Kepala Ruangan Anak di RSUD Embung Fatimah, diusir akibat tidak bisa menjawab pertanyaan yang dialamatkan kepadanya.

Bacaan Lainnya

Ironis padahal, Majelis hakim menayakan pertanyaan sewaktu saksi diperiksa mabes polri dia mengaku ada rapat pengadaan pimpinan bersama pimpinan RS Embung fatimah namun saat di tanya oleh majelis hakim oleh pertanyaan yang sama saksi mengatakan tidak penah melakukan rapat.

“Diberkas BAP, saksi mengaku pernah rapat sebelum pengadaan barang, udah ada tanda tangan saudara pula, Jaksa!!..Suruh keluar saja saksi itu, untuk apa hadir dipersidangan kalau cuma menjawab tidak tahu dan lupa,” kesal Hakim Ketua Wahyu Prasetyo Wibowo, SH, MH, Rabu, (28/9) di Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

Sidang ini sendiri,  dipimpin langsung oleh Hakim Ketua Wahyu Prasetyo Wibowo, SH, MH didampingi oleh hakim anggota Zulfandi, SH, MH dan Yon Elfri, SH ,MH. (Budi Arifin)

Pos terkait